Published
2 bulan agoon
Jakarta | MantikNews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi prioritas utama pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memutus rantai stunting di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (22/3/2026). Ia menekankan anggaran negara harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya anak-anak.
“Daripada uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan. Saya yakin saya di jalan yang benar, uang kita ada,” tegas Prabowo.
Menurut Presiden, program MBG bukan sekadar bantuan sosial, melainkan strategi besar pembangunan nasional yang berfokus pada peningkatan kualitas generasi masa depan.
Ia menyoroti masih adanya kondisi kekurangan gizi di sejumlah wilayah, di mana anak usia 11 tahun memiliki kondisi fisik setara anak usia lebih muda akibat gizi buruk kronis.
“Ini yang harus kita perbaiki. Negara harus hadir memastikan anak-anak tumbuh sehat dan kuat,” ujarnya.
Selain berdampak pada kesehatan, program MBG juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan sekitar 30.000 dapur produksi di seluruh Indonesia yang berpotensi menyerap jutaan tenaga kerja.
Rantai pasok program ini akan melibatkan petani dan pelaku usaha lokal sebagai penyedia bahan pangan, sehingga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi desa dari hulu hingga hilir.
Pemerintah menegaskan, pelaksanaan program MBG akan dilakukan secara transparan dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan nasional.

Amin Rais: Komdigi Tidak Berhak Memproses Hukum, Melainkan Seskab Teddy
Polda Metro Jaya Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day di Jakarta, 101 Penyusup Diamankan
Hardiknas 2026, Prabowo Targetkan 70 Ribu Sekolah Direnovasi Tahun Ini, Tuntas 2028
Kemkomdigi Siap Tindak Hukum Penyebar Video Hoaks Serangan Terhadap Presiden