BERITA
Lurah Kotabaru Siap Kolaborasi dengan RW Termuda Terpilih di Wilayahnya
Kota Bekasi | MantikNews.com — Lurah Kotabaru, Kecamatan Bekasi Barat, Endang Kusnadi, memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan pemilihan Ketua RW 05 yang digelar pada Minggu (3/5/2026). Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif, serta mencerminkan praktik demokrasi yang sehat di tingkat lingkungan.
Menurut Endang, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran panitia pelaksana yang dinilai bekerja profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab, sehingga proses pemilihan berlangsung lancar dengan tingkat partisipasi warga yang baik.
Foto dua calon muda RW.05, Kotabaru, Kota Bekasi sisi kiri baju biru Aditya Setio Febriyanto alias Ari ( 33 th) dan rivalnya baju batik Hendra Nizuard (33 th). (Foto: diks/mtknews)
Ia juga menyoroti kehadiran dua kandidat ketua RW yang relatif muda di usia rata-rata 33 tahun, yang dinilai menjadi indikator positif bagi regenerasi kepemimpinan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan baru diharapkan lebih bisa membangun sinergitas dan kolaborasi antar RT di bawah naungan RW 05, sekaligus memperkuat hubungan kerja dengan pemerintah setempat.
“Luar biasa, kali ini panitia menampilkan dua calon ketua RW yang masih muda-muda,” ujar Endang.
Lebih lanjut, Endang menegaskan bahwa pemilihan Ketua RW merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat akar rumput yang harus dijaga kualitasnya. Ia mengingatkan seluruh pihak untuk menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa.
“Dalam setiap kompetisi pasti ada yang terpilih dan belum terpilih. Namun hasil ini harus diterima dengan lapang dada demi kepentingan bersama. Tentunya ke depan bisa membangun kolaborasi dan sinergi dengan pihak kelurahan,” tegasnya.
Ia berharap, kepemimpinan RW yang baru nantinya mampu memperkuat soliditas warga, meningkatkan pelayanan lingkungan, serta menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah kelurahan.
Pelaksanaan pemilihan RW 05 ini menjadi contoh praktik demokrasi lokal yang tidak hanya berjalan damai, tetapi juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan lingkungan.

