Published
3 jam agoon
Jakarta | MantikNews.com — Aparat kepolisian berhasil menggagalkan dugaan rencana kerusuhan dalam rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta. Dalam operasi preventif tersebut, Polda Metro Jaya mengamankan 101 orang yang diduga merupakan bagian dari kelompok penyusup aksi.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menyampaikan bahwa para terduga diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait indikasi provokasi dan potensi gangguan keamanan.
Dalam penindakan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berbahaya, di antaranya botol kaca, kain pemicu bom molotov, paku beton, serta senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi anarkis.
Tak hanya itu, aparat juga menemukan dokumen yang berisi rencana kerusuhan secara sistematis, meliputi skenario mobilisasi massa, titik penyerangan, hingga jalur pelarian. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa aksi yang direncanakan tidak bersifat spontan.
“Kami menduga kelompok ini berupaya memprovokasi massa, mengadu domba antar serikat buruh, menyerang petugas, serta merusak fasilitas publik. Media sosial juga akan digunakan sebagai sarana provokasi,” ujar Iman dalam keterangan pers.
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait sumber informasi provokatif serta aliran pendanaan yang diduga mendukung rencana tersebut.
Meski terdapat upaya penyusupan, Polda Metro Jaya memastikan bahwa secara keseluruhan peringatan May Day di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif, dengan mayoritas peserta aksi menyampaikan aspirasi secara damai sesuai ketentuan hukum.
Peristiwa ini menjadi peringatan penting akan adanya potensi penyusupan dalam aksi massa, sekaligus menegaskan komitmen aparat dalam menjaga keamanan publik tanpa mengurangi hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. (diks/mtknews)
