BERITA
Gubernur DKI Resmikan Masjid As-Sakinah Nusantara, Tekankan Kolaborasi dan Persatuan
Jakarta | MantikNews.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melaksanakan salat Jumat sekaligus meresmikan Masjid As-Sakinah Nusantara di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (30/1). Kehadiran rumah ibadah ini menjadi wujud kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam menghadirkan fasilitas keagamaan yang representatif dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Pramono mengapresiasi PT Suri Nusantara Jaya atas kontribusinya membangun masjid di kawasan strategis yang dikelilingi permukiman, perkantoran, serta pusat perdagangan. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter dan penguatan nilai kebersamaan.
“Kehadiran Masjid As-Sakinah diharapkan menjadi ruang yang menenteramkan, sesuai makna namanya, sekaligus mempererat ukhuwah serta membangun karakter masyarakat yang berakhlak mulia,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pramono turut mengajak seluruh hadirin mendoakan warga DKI Jakarta dan sekitarnya, serta masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terdampak banjir agar diberi keringanan dan segera pulih.
“Kita tengah menghadapi tantangan cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang berdampak pada sejumlah wilayah, khususnya Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Namun, kondisi sosial ekonomi Jakarta saat ini relatif kondusif. Semoga situasi ini segera membaik,” katanya.
Dalam semangat #JagaJakarta, Pramono mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kedamaian, saling menghormati, serta menahan diri dari hal-hal yang berpotensi memecah persatuan.
“Jakarta adalah rumah kita bersama yang harus dijaga dengan sikap saling percaya, saling peduli, dan saling mendoakan,” tuturnya.
Peresmian Masjid As-Sakinah Nusantara turut dihadiri Founder PT Suri Nusantara Jaya Diana Dewi, Komisaris PT Suri Nusantara Jaya Mursalam, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, antara lain Asisten Perekonomian DKI Jakarta Suharini Eliawati dan Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan M. Anwar.