Connect with us

BERITA

Rumah Tahsin Al-Futuuh Gelar Wisuda Tahsin Al-Quran Gelombang IX, 51 Peserta Lulus

Published

on

Example 300x300

Purwakarta | MantikNews.com – Rumah Tahsin Al-Futuuh menggelar acara Khotmul Quran dan Imtihan yang diikuti oleh 51 peserta bertempat di Bale Sawala Yudistira Komplek Pemkab Purwakarta, Minggu (25/01). Peserta tersebut berusia antara 19 hingga 76 tahun. Acara ini sekaligus sebagai uji publik, bahwa para santri Rumah Tahsin yang melakukan imtihan telah mampu membaca Al-Quran dengan baik, benar, dan tartil.

Lokasi Bale Sawala Yudistira merupakan salah satu fasilitas resmi Pemkab Purwakarta yang sering digunakan untuk kegiatan penting berskala kabupaten, seperti peringatan hari besar nasional, acara kerja sama pemerintah dengan lembaga terkait, dan kegiatan keagamaan yang memiliki makna strategis bagi masyarakat Purwakarta.

Hadir dalam acara tersebut Ustadz Qori, pemandu sekaligus perwakilan Ummi Malang,Staf ahli Bupati Purwakarta: H dicky darmawan SH.,MHum,Agus Salahudin, Mag,. (Kasi Pendidikan Diniyah dan Ponpes),Camat Purwakarta Heri Anwar, SH, KP, MM,.

Ustadzah Nur, Ketua Panitia yang mewakili Kepala Rumah Tahsin Al-Futuuh Ustadz Fathul Kirom, menjelaskan bahwa meskipun disebut wisuda, acara ini lebih fokus pada pencapaian kemampuan dalam membaca Al-Quran. “Ini adalah acara wisuda yang kami beri nama Khotmul Quran dan Imtihan, ini yang gelombang ke-9,” ucapnya. “Acara ini dibuat sebagai uji publik bahwa kami sungguh-sungguh dalam belajar mengajar Al-Quran, dari mulai jilid 1 hingga mampu membaca dengan baik, benar, dan tartil.”

Menurutnya, standar dasar yang dicapai peserta minimalnya meliputi pemahaman tentang panjang dan pendeknya bacaan huruf, serta ciri khas bacaan seperti yang memiliki nada “mantul” dan “dengung” kalau dalam ilmu tajwid disebut, _mad, qolqolah, ikhfa, idghom dsb.

Rumah Tahsin Al-Futuuh khusus melayani peserta usia dewasa mulai dari usia 18 tahun ke atas, tanpa batasan usia selama mereka memiliki kemauan dan kemampuan untuk belajar. Selain itu, Al Fuyuuh juga mempunyai lembaga binaan yang diberi nama Masdar El Futuuh yang berfokus pada pembelajaran tahsin Al-Quran untuk anak-anak

Rentang waktu belajar peserta bervariasi, mulai dari 1,5 hingga 3 tahun sebelum mereka menyelesaikan program dan mengikuti wisuda. Saat ini, Rumah Tahsin Al-Futuuh memiliki jaringan pembelajaran yang tersebar luas, dengan 11 rumah tahsin dan 2 kantor yang berlokasi di Bumi Jaya Indah (BJI) dan Munjul Jaya Permai. Seluruh fasilitas ini disediakan oleh para donatur yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan Al-Quran.

Kami berharap dengan penyelenggaraan acara ini di Bale Sawala Yudistira, bisa semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dan berkontribusi dalam memberantas buta aksara Al-Quran di Kabupaten Purwakarta khususnya,” ujarnya. Untuk masyarakat yang masih ragu untuk memulai belajar, Ustadzah Nur mengajak dengan terbuka. “Kami membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi siapa saja yang ingin belajar,” katanya. “Jangan sungkan atau malu, karena banyak santri kami yang mulai dari nol hingga akhirnya mampu membaca Al-Quran dengan tartil.”

Ia menekankan bahwa sebelum memasuki kelas, setiap peserta akan melalui tahap pemetaan kemampuan baca Al-Quran. Hal ini dilakukan agar peserta ditempatkan di kelas yang sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing. Setiap kelas di Rumah Tahsin Al Futuuh berjumlah maksimal 15 santri. Sehingga santri bisa belajar dengan nyaman dan tidak merasa minder.

“Lokasi kantor kami ada di Munjul Jaya Permai untuk kantor 2, tepatnya di Jalan Arjuna 4 No.9 Purwakarta. Sementara Kantor 1 terletak di Perumahan Bumi Jaya Indah, Jl. Poros Tengah Blok N No.28 Rt.39/ 11” tambahnya.

Hadir sebagai undangan, H. Agus Salahudin, M.Ag, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag), memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini yang diselenggarakan di tempat yang menjadi pusat kegiatan penting daerah.

“Saya senang bisa menghadiri wisuda tahsin dengan metode ummi dari Al-Futuuh di Bale Sawala Yudistira Komplek Pemkab Purwakarta,” ucapnya. “Biasanya saya mengira wisuda seperti ini hanya untuk anak-anak, tapi ternyata kali ini pesertanya adalah ibu-ibu. Inilah kekuatan dari para ibu – mereka pintar dalam mengaji dan memiliki suara yang bagus saat membaca Al-Quran,” pungkasnya. ( Deski )

Example 300x300
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *