Connect with us

BERITA

Pramono Tegaskan Anggaran Pendidikan Tak Dipangkas, 707 Ribu Siswa Terima KJP

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri kegiatan iftar sekaligus bersilaturahmi dan memberikan arahan kepada jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta di Gedung Dinas Pendidikan, Jakarta Selatan, Kamis (26/2). (Foto:HMS_DKI)
Example 300x300

Jakarta | MantikNews.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri kegiatan iftar sekaligus memberi arahan kepada jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta di Gedung Dinas Pendidikan, Jakarta Selatan, Kamis (26/2).

Dalam kesempatan itu, Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI memperkuat pendidikan yang inklusif dan transparan, serta memastikan seluruh anak Jakarta mendapat akses pendidikan berkualitas tanpa memandang latar belakang.

“Kami memastikan setiap anak Jakarta memperoleh akses pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya.

Ia menegaskan anggaran pendidikan, termasuk Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga program pemutihan ijazah, tidak akan dikurangi.

Pada 2025, KJP Plus menjangkau 707.513 siswa dan KJMU 16.920 mahasiswa. Sementara Program Pemutihan Ijazah Tahap I–V telah membantu 6.050 siswa kembali mendapatkan hak pendidikannya.

“Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi instrumen untuk mengurangi ketimpangan sosial,” tegasnya.

Pramono juga menekankan pentingnya transparansi pengelolaan bantuan, penguatan kepemimpinan sekolah, serta kebijakan tanpa toleransi terhadap perundungan dan kekerasan.

“Kami ingin sekolah di Jakarta menjadi ruang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik,” pungkasnya.

Example 300x300
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *