Published
12 jam agoon
By
Budi SantosoJakarta | MantikNews.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan stok daging sapi aman dan harga tetap stabil selama Ramadan hingga Idulfitri. Kepastian itu disampaikan saat meninjau kedatangan sapi impor asal Australia di Dermaga 101 Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (23/2).
“Dengan masuknya sapi dari Australia ini, kami berharap harga daging tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan,” ujar Pramono.
Pemprov DKI melalui Perumda Dharma Jaya telah menerima 3.100 ekor sapi dari total 7.500 ekor yang direncanakan pada tahap awal. Impor ini menjadi momentum setelah 28 tahun Jakarta tidak mendatangkan sapi langsung dari Australia.
Pramono menyebut impor dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi, terutama pada komoditas daging yang cenderung naik saat Ramadan dan Lebaran.
Saat ini, cadangan daging Jakarta mencapai sekitar 1.000 ton. Sementara stok sapi hidup di kandang Dharma Jaya sekitar 1.500 ekor, termasuk 590 ekor yang baru tiba. Kebutuhan daging di Jakarta rata-rata 65 ton per hari dan meningkat sekitar 4 persen saat hari besar keagamaan.
Ia memastikan seluruh sapi dalam kondisi sehat dan bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) setelah melalui pemeriksaan ketat.
“Kami sudah mendapat laporan seluruh sapi sehat dan tidak terindikasi PMK,” tegasnya.
Ke depan, Pemprov juga menyiapkan pengelolaan lahan rumput di Ciangir untuk mendukung penggemukan sapi guna memperkuat kemandirian pasokan daging Jakarta.
“Jika berjalan baik, Jakarta bisa lebih mandiri dalam penyediaan daging,” pungkas Pramono.
Setahun Kepemimpinan Pramono–Rano, Pemprov DKI Klaim Ekonomi Tumbuh dan 97% Program Quick Win Tuntas
Pemprov DKI Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H, Layanan Publik Tetap Optimal
PPAPP dan Transjakarta Ajak 60 Lansia Rayakan Imlek 2026 di Bundaran HI
Pramono Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Betawi di Tengah Jakarta Menuju Kota Global