BERITA
Kemkomdigi Kirim Perangkat Komunikasi Darurat ke Tiga Provinsi Terdampak Banjir
Jakarta | MantikNews.com – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengerahkan dukungan konektivitas darurat untuk memastikan para korban banjir di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) tetap terhubung dengan keluarga serta memperoleh informasi penting di tengah situasi bencana.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa pemulihan akses komunikasi merupakan prioritas, mengingat jaringan telekomunikasi menjadi sarana vital untuk koordinasi penanganan bencana.
“Dalam situasi genting seperti ini, setiap perangkat yang dikirim membawa harapan. Warga dapat kembali berkomunikasi dengan keluarga, sekaligus memastikan arus informasi berjalan lancar,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
Perangkat Darurat Didistribusikan ke Titik Bencana
Untuk menjamin akses internet yang stabil, Kemkomdigi menempatkan perangkat pada berbagai titik strategis seperti posko pengungsian dan pusat koordinasi. Bantian yang dikirim mencakup:
- 19 unit genset
- 19 set terminal Satria-1
- 32 unit perangkat Starlink
Dari jumlah tersebut, 8 genset telah tiba di Aceh dan 2 genset telah mencapai Sibolga. Perangkat lainnya menunggu proses pengangkutan lebih lanjut.
Sementara terminal Satria-1 telah tersebar ke wilayah terdampak:
- 7 unit di Aceh
- 6 unit di Sumut
- 6 unit di Sumbar
Adapun 32 perangkat Starlink akan dikirimkan bersama Starlink Indonesia, terdiri dari 20 unit untuk Aceh dan 12 unit untuk Sumut.
Kemkomdigi juga melaporkan perkembangan signifikan pada pemulihan layanan telekomunikasi. Dalam kurun 24 jam terakhir, 707 menara BTS berhasil dipulihkan dari total 2.463 menara yang sebelumnya terdampak pada 28 November.
Hingga 29 November 2025 pukul 00.00 WIB, masih terdapat 1.756 menara dalam proses pemulihan terdiri dari:
- Aceh: 975 menara dari total 3.414
- Sumatra Utara: 707 menara dari total 9.612
- Sumatra Barat: 74 menara dari total 3.739
Menkomdigi menyatakan optimisme bahwa proses normalisasi jaringan akan terus dipercepat setiap hari.
Sejumlah jalur backbone utama di Sumatra yang sempat terputus akibat banjir dan longsor kini kembali berfungsi. Di antaranya:
- Ruas Rantau – Padang Sidempuan
- Ruas Sibolga – Barus – Manduamas
- Ruas Banda Aceh – Bireun
- Ruas Banda Aceh – Samalanga
Pemulihan jalur backbone ini menjadi faktor penting untuk menstabilkan layanan internet dan komunikasi di daerah-daerah terdampak.
Dengan distribusi perangkat darurat serta percepatan pemulihan infrastruktur telekomunikasi, Kemkomdigi menegaskan komitmennya memastikan akses komunikasi tetap tersedia bagi warga yang berada di wilayah bencana.
“Semoga setiap hari kita dapat terus melakukan percepatan pemulihan akses komunikasi,” ujar Menkomdigi.