Scroll untuk baca artikel
BERITA

Beresaby: Gereja Terpanggil Dukung Digitalisasi Perlindungan Sosial demi Kesejahteraan Warga Ambon

Qiran
41
×

Beresaby: Gereja Terpanggil Dukung Digitalisasi Perlindungan Sosial demi Kesejahteraan Warga Ambon

Sebarkan artikel ini
Ketua Klasis Pulau Ambon, Pdt. A Beresaby. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Ketua Klasis Pulau Ambon, Pdt. A Beresaby menegaskan, gereja memiliki tanggung jawab moral mendukung program pemerintah, yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, termasuk percepatan registrasi perlindungan sosial berbasis digital.

Menurutnya, kolaborasi gereja dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon adalah, wujud nyata pelayanan, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan akses program perlindungan sosial.

“Kami percaya gereja tidak hanya melayani aspek kerohanian, tetapi juga hadir bersama pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, kami mendukung penuh program perlindungan sosial digital yang diyakini meningkatkan kesejahteraan warga,” kata Beresaby, saat kegiatan registrasi bagi warga Kelurahan Kudamati dan Negeri Urimesing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi Pemkot Ambon, Klasis Pulau Ambon, dan Jemaat GPM Sumber Kasih, guna memperluas akses layanan perlindungan sosial yang lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran lewat sistem digital.

Beresaby menjelaskan, keterlibatan gereja adalah implementasi nyata panggilan pelayanan, melalui kemitraan dengan pemerintah.

Setiap program yang bermanfaat bagi masyarakat sudah selayaknya didukung seluruh elemen gereja.

Digitalisasi perlindungan sosial, lanjutnya, membantu pemerintah menghadirkan pelayanan lebih efektif, mulai dari pendataan, verifikasi, hingga penyaluran bantuan menjadi lebih akurat, transparan, dan akuntabel.

“Harapan kami, masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh haknya secara tepat sasaran, lewat sistem yang lebih baik dan tertib,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh agen pelayanan di wilayah Klasis Pulau Ambon, untuk turut berperan aktif. Mengingat, waktu registrasi terbatas, kerja sama semua pihak dibutuhkan, agar warga tidak kehilangan kesempatan mendaftar.

“Saya mengajak seluruh agen, majelis jemaat, pelayan, dan warga gereja mendampingi masyarakat selama proses berlangsung. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan kita semua,” katanya.

Beresaby menyampaikan apresiasi kepada umat, pelayan gereja, serta 24 agen yang telah melayani di 13 titik registrasi. Dedikasi para relawan dinilai bukti nyata semangat saling melayani.

“Terima kasih kepada seluruh umat, pelayan, dan agen yang meluangkan waktu serta tenaga mendampingi masyarakat. Semangat kebersamaan ini harus terus dipelihara demi kepentingan warga,” ungkapnya.

Registrasi ini akan berlanjut secara bertahap. Dalam waktu dekat digelar di Kantor Klasis Pulau Ambon dan Aula Gereja Rehoboth, agar lebih banyak warga dapat memanfaatkannya.

Beresaby berharap, sinergi pemerintah, gereja, agen, dan masyarakat terus diperkuat agar transformasi digital layanan perlindungan sosial berjalan optimal.

“Jika kita bekerja sama, saya yakin program ini memberi manfaat nyata, dan semakin banyak warga mendapatkan perlindungan sesuai haknya,” tutupnya.

Example 400x400