Scroll untuk baca artikel
BERITA

Wali Kota: Sekda Harus Jadi Motor Penguatan Birokrasi dan Percepatan Program Prioritas

Qiran
39
×

Wali Kota: Sekda Harus Jadi Motor Penguatan Birokrasi dan Percepatan Program Prioritas

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena resmi melantik Roberd Sapulette, sebagai Sekda Kota Ambon dalam upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan, yang berlangsung di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Selasa (21/7/2026). Foto-Qiran/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena resmi melantik Roberd Sapulette, sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon dalam upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan, yang berlangsung di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Selasa (21/7/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan, bahwa pengangkatan Sekda definitif telah melalui seluruh mekanisme yang diatur dalam sistem merit, mulai dari proses seleksi terbuka hingga memperoleh persetujuan pemerintah pusat.

Karena itu, keputusan tersebut merupakan hasil seleksi yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan seluruh anggota Panitia Seleksi, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, serta seluruh pihak yang telah bekerja hingga proses pelantikan dapat terlaksana dengan baik.

“Terima kasih kepada seluruh panitia seleksi, yang telah menjalankan tugas secara profesional sehingga hari ini Kota Ambon resmi memiliki Sekretaris Daerah definitif,” kata Wali Kota.

Wali Kota menjelaskan, Sekretaris Daerah memiliki peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Selain membantu kepala daerah dalam aspek administrasi pemerintahan, Sekda juga bertanggung jawab mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar pelaksanaan program pembangunan berjalan efektif.

Menurutnya, tugas tersebut bukan pekerjaan yang ringan, sehingga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pimpinan OPD.

“Mulai hari ini tidak ada lagi alasan bagi seluruh pimpinan OPD, untuk tidak mengikuti arahan Sekretaris Daerah. Semua harus bekerja dalam satu komando, saling berkoordinasi, dan mendukung tugas Sekda demi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.

Wali Kota meminta Roberd Sapulette, untuk segera melakukan konsolidasi internal pemerintahan, guna memastikan seluruh program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dapat berjalan sesuai target.

Ia menegaskan, terdapat 17 program prioritas yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan telah dialokasikan dalam APBD, sehingga harus dikawal pelaksanaannya melalui koordinasi yang baik dengan seluruh OPD, dan para pemangku kepentingan.

“Pastikan seluruh program yang telah direncanakan dan dianggarkan benar-benar dilaksanakan secara efektif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain memastikan implementasi program prioritas, Wali Kota juga menitipkan pesan agar Sekda menjadi teladan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), di lingkungan Pemkot Ambon.

Menurutnya, kepemimpinan Sekda harus mampu menghadirkan budaya kerja yang profesional, disiplin, berintegritas, dan memiliki kapasitas yang baik sehingga menjadi contoh bagi seluruh ASN.

Wali Kota juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik.

Ia meminta Sekda membangun birokrasi yang lebih modern, ramping, responsif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Saya ingin birokrasi Pemkot Ambon menjadi birokrasi yang handal, terpercaya, bersih, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Wali Kota menginstruksikan Sekda memimpin penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi seluruh OPD.

Menurutnya, setiap pelayanan publik harus memiliki standar waktu penyelesaian yang jelas, sehingga masyarakat mengetahui kapan layanan yang mereka urus dapat diselesaikan.

“Penyusunan SOP menjadi prioritas, agar jalur birokrasi yang panjang dapat dipangkas dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, lebih pasti, dan lebih berkualitas,” jelasnya.

Di sisi lain, Wali Kota juga mengingatkan soal pentingnya menjaga koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku maupun pemerintah pusat, agar seluruh kewajiban Pemkot Ambon terhadap pemerintah di atasnya dapat dipenuhi secara optimal.

Ia turut menekankan, bahwa seluruh ASN harus terus menjaga integritas dan netralitas, dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Integritas ASN bukan hanya berkaitan dengan agenda politik, tetapi menyangkut komitmen dalam memberikan pelayanan yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh jajaran Pemkot Ambon menghentikan berbagai perdebatan yang sempat muncul selama proses seleksi Sekda.

Ia menilai, seluruh tahapan telah selesai sesuai ketentuan sehingga semua pihak perlu menghormati hasil yang telah ditetapkan, dan kembali fokus bekerja membangun Kota Ambon.

“Saya berharap, tidak ada lagi perdebatan ataupun serangan di media sosial yang hanya memperkeruh suasana. Keputusan sudah diambil melalui mekanisme yang benar. Sekarang saatnya kita bersatu mendukung Sekretaris Daerah, agar dapat bekerja maksimal demi kemajuan Kota Ambon,” ujarnya.

Wali Kota kembali mengingatkan, bahwa jabatan merupakan amanah, sekaligus anugerah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan.

Ia berharap, Roberd Sapulette mampu membawa energi baru bagi birokrasi Pemkot Ambon, memperkuat koordinasi pemerintahan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, ASN di lingkungan Pemkot Ambon, serta berbagai tamu undangan yang turut memberikan ucapan selamat kepada Sekretaris Daerah Kota Ambon yang baru.

Example 400x400