AMBON | MantikNews.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon, Richard Luhukay mengajak seluruh masyarakat, untuk menjaga suasana aman, tertib, dan penuh rasa persaudaraan, saat mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Tim Nasional Belanda melawan Tim Nasional Swedia dalam ajang Piala Dunia FIFA 2026.
Kegiatan tersebut rencananya akan digelar di Lapangan Merdeka Ambon pada 21 Juni mendatang.
Menurut Luhukay, kegiatan nobar yang diprakarsai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon ini, bukan sekadar ajang untuk menyaksikan pertandingan sepak bola, melainkan juga menjadi wadah penting, guna memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Pilihan tim boleh berbeda, dan dukungan terhadap tim favorit masing-masing adalah hal yang wajar. Namun, hal yang paling utama adalah, bagaimana kita tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta kedamaian selama kegiatan berlangsung,” ujar Luhukay, saat dihubungi dari Ambon, Rabu (17/6/2026).
Ia menegaskan, bahwa Pemkot Ambon bersama seluruh pihak terkait, telah melakukan beragam persiapan guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hadir.
Luhukay menjelaskan, koordinasi lintas sektor terus dilakukan, termasuk melalui rapat persiapan yang telah berlangsung di Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon, Selasa (16/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah aspek teknis penyelenggaraan nobar, mengingat kegiatan ini direncanakan akan turut dihadiri oleh Duta Besar Belanda.
Berbagai instansi dan lembaga pun dilibatkan dalam persiapan, antara lain TVRI, RRI, Polresta Ambon, ANTARA News, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Ambon.
Luhukay menyatakan, keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama, untuk menyukseskan kegiatan yang diperkirakan akan menarik perhatian luas dari masyarakat pecinta sepak bola di Kota Ambon.
“Kami mengajak seluruh masyarakat yang akan hadir, untuk menikmati pertandingan dengan tertib, menjunjung tinggi semangat sportivitas, dan tetap mengedepankan rasa persaudaraan. Mari kita tunjukkan bersama, bahwa Ambon adalah kota yang aman, damai, dan penuh toleransi,” ujarnya.
Ia berharap, kegiatan nobar ini dapat menjadi sarana hiburan yang positif, sekaligus mempererat hubungan sosial antar warga, tanpa memandang perbedaan pilihan maupun latar belakang.
“Momentum seperti ini harus menjadi ruang, untuk memperkuat kebersamaan. Semangat olahraga seharusnya mampu menyatukan masyarakat, dan menciptakan suasana yang harmonis,” tambah Luhukay.
Dia optimis, kegiatan nobar pertandingan Belanda melawan Swedia ini akan berlangsung sukses, serta menjadi salah satu agenda yang semakin memperkuat citra Ambon sebagai kota yang terbuka, ramah, dan mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.













