Scroll untuk baca artikel
BERITA

Wattimena: Pembangunan Rumah Ibadah Perkuat Karakter Spiritual dan Kemajuan di Ambon

Qiran
82
×

Wattimena: Pembangunan Rumah Ibadah Perkuat Karakter Spiritual dan Kemajuan di Ambon

Sebarkan artikel ini
Peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor BPD GBI Maluku di Negeri Passo, Kecamatan Baguala, pada Senin (3/8/2026). Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Pembangunan gedung kantor Badan Pengurus Daerah (BPD) Gereja Betel Indonesia (GBI) Maluku dinilai bukan sekadar menghadirkan infrastruktur baru, melainkan juga bagian dari upaya memperkuat pembinaan umat, serta pembangunan karakter masyarakat di Kota Ambon.

Hal itu disampaikan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya, peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor BPD GBI Maluku di Negeri Passo, Kecamatan Baguala, pada Senin (3/8/2026).

Wali Kota menegaskan, bahwa setiap rencana yang disusun manusia harus disertai keyakinan kepada Tuhan, karena keberhasilan suatu pekerjaan pada akhirnya ditentukan oleh penyertaan-Nya.

“Kita boleh merencanakan dan bekerja sebaik mungkin, namun keberhasilan sesungguhnya datang, karena pertolongan dan kasih karunia Tuhan. Oleh karena itu, setiap niat baik untuk melayani sesama pasti akan mendapat penyertaan-Nya,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, pembangunan kantor BPD GBI Maluku merupakan langkah penting, yang menunjukkan perkembangan organisasi gereja di Maluku.

Seiring semakin bertambahnya pelayanan yang dijalankan, keberadaan kantor yang representatif dinilai menjadi kebutuhan, untuk mendukung koordinasi, serta pelaksanaan berbagai program pelayanan ke depan.

Wali Kota juga mengingatkan, bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh dukungan dari luar, melainkan harus diawali dengan kekompakan seluruh keluarga besar GBI.

“Kekuatan utama harus dibangun dari dalam. Jika seluruh keluarga besar GBI bersatu dan saling mendukung, maka bantuan dari berbagai pihak akan lebih mudah terwujud,” katanya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan, bahwa pembangunan Kota Ambon tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga menyentuh pembangunan karakter, mental, dan spiritual masyarakat.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya menghadirkan Ambon sebagai kota yang damai, harmonis, dan memiliki kehidupan sosial yang semakin berkualitas.

“Membangun kota bukan hanya membangun gedung atau jalan, tetapi juga membangun manusianya, agar memiliki karakter, mental, dan spiritual yang baik. Itu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Ambon yang lebih maju,” ungkapnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, lanjut Wali Kota, berkomitmen menjaga sinergi dengan seluruh tokoh dan lembaga keagamaan dalam membina umat sesuai keyakinan masing-masing.

Kolaborasi tersebut diyakini menjadi modal penting untuk memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

“Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Ambon akan membantu proses pembangunan gedung kantor BPD GBI Maluku, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan kemampuan keuangan daerah,” sebut Wattimena.

Wali Kota berharap, pembangunan dapat berlangsung tanpa hambatan hingga selesai sesuai rencana, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan, sebagai pusat pelayanan GBI Maluku, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan, Pendeta Hendra Joostensnz menyampaikan rasa syukur, atas dimulainya pembangunan gedung tersebut.

Ia mengatakan, GBI telah melayani di Kota Ambon sejak tahun 1980, dan impian memiliki kantor sendiri akhirnya dapat diwujudkan.

“Saya mengapresiasi kehidupan toleransi yang terjalin di Negeri Passo. Keberadaan puluhan gereja yang berdampingan dengan dua masjid menjadi bukti nyata kerukunan antar umat beragama yang terus terpelihara,” ujar Hendra.

Ia berharap, pembangunan gedung kantor BPD GBI Maluku menjadi awal yang baik, untuk meningkatkan kualitas pelayanan gereja, sekaligus mempererat kebersamaan dalam mendukung kemajuan di Kota Ambon.

Example 400x400