BERITA
Pramono Anung Lantik 11 Pejabat Eselon II DKI, Terapkan Manajemen Talenta untuk Perkuat Kinerja Birokrasi

Jakarta | MantikNews.com — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota, Rabu (15/4). Pelantikan ini menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola pemerintahan, menjaga kesinambungan kepemimpinan, serta penerapan sistem manajemen talenta dalam pengisian jabatan strategis.

11 pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (HMS_DKI_Jakarta)
Pelantikan dilakukan setelah melalui proses administrasi dan regulasi yang ketat, sesuai ketentuan perundang-undangan. Dasar pelaksanaan mengacu pada Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 1903/B-BM.02.01/SD/K/2026 tertanggal 10 April 2026 terkait rekomendasi mutasi, rotasi, dan promosi jabatan pimpinan tinggi pratama melalui manajemen talenta di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Selain itu, proses ini juga mempertimbangkan Surat Ketua DPRD DKI Jakarta Nomor 462/KG.00.00 tanggal 14 April 2026 terkait calon Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, serta Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 385 hingga 388 Tahun 2026 tertanggal 14 April 2026.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa penataan jabatan dilakukan secara terukur dan bertahap untuk menghindari kekosongan posisi strategis di lingkungan pemerintahan.
“Dalam pelantikan ini terdapat 11 pejabat. Tiga orang mulai bertugas sejak hari ini, empat orang efektif per 1 Juni, tiga orang per 1 Agustus, dan satu orang menunggu penetapan sebagai pejabat fungsional utama,” ujar Pramono.
Ia menjelaskan, pengaturan waktu tersebut bertujuan menjaga kesinambungan roda pemerintahan sekaligus meminimalkan penunjukan pelaksana tugas (Plt), sehingga pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Mereka akan menjabat sesuai waktu yang telah ditetapkan. Kami berharap para pejabat dapat segera beradaptasi dan bekerja dalam orkestrasi pemerintahan yang solid,” katanya.
Pramono juga menekankan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan selama tiga minggu. Penentuan akhir dilakukan melalui pembahasan bersama antara gubernur, wakil gubernur, dan sekretaris daerah dengan mengedepankan pendekatan manajemen talenta.
“Penetapan ini merupakan hasil komunikasi dan diskusi bersama antara saya, wakil gubernur, dan sekda. Kami memastikan penempatan pejabat sesuai kebutuhan organisasi dan kapasitas kepemimpinan,” jelasnya.
Ia berharap, para pejabat yang dilantik mampu memperkuat kinerja birokrasi serta mendukung percepatan transformasi Jakarta sebagai kota global yang adaptif, responsif, dan berdaya saing.
Berikut daftar 11 pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik:
- Syafrin Liputo — Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan (TMT 1 Juni 2026)
- Budi Awaludin — Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta (TMT 1 Juni 2026)
- Marulina Dewi Mutiara — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta (TMT 1 Juni 2026)
- Tona Hutauruk — Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda DKI Jakarta (TMT 1 Juni 2026)
- Dudi Gardesi Asikin — Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta (berlaku sejak pelantikan)
- Purwanti Suryandari — Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta (berlaku sejak pelantikan)
- Asep Kuswanto — Asisten Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang (berlaku sejak pelantikan)
- Marulitua — Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta (hingga penetapan pejabat fungsional utama)
- Ali Murtadho — Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat (TMT 1 Agustus 2026)
- Firmanudin — Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan (TMT 1 Agustus 2026)
- Imron — Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat (TMT 1 Agustus 2026)
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat struktur birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik di Provinsi DKI Jakarta.

