BERITA

Taborat Ingatkan Warga Kormomolin Jaga Hutan Saat Musim Kemarau

Qiran
14
×

Taborat Ingatkan Warga Kormomolin Jaga Hutan Saat Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Maluku, Andreas JW Taborat, saat bertemu masyarakat Desa Alusi Kelaan, Alusi Bukjalim dan Alusi Tamrian, dalam agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2026, Selasa (1/9/2026). Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Andreas JW Taborat mengingatkan masyarakat Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan, di tengah kondisi musim kemarau.

Pesan tersebut disampaikan Taborat, ketika bertemu masyarakat Desa Alusi Kelaan, Alusi Bukjalim dan Alusi Tamrian, dalam agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2026, Selasa (1/9/2026).

Taborat meminta, masyarakat yang membersihkan lahan perkebunan menggunakan api, agar memastikan pembakaran benar-benar terkendali.

Menurutnya, api yang digunakan untuk membersihkan kebun berpotensi merembet ke kawasan hutan, apabila tidak diawasi dengan baik.

“Di musim kemarau ini saya berharap, ada perhatian dari bapak ibu semua, untuk menjaga agar hutan jangan sampai terbakar, apalagi musim pameri kebun baru,” ajaknya.

Ia meminta masyarakat tidak meninggalkan api begitu saja, setelah proses pembakaran lahan selesai.

“Setelah dibersihkan kebun, diharapkan agar menjaga dengan baik sejak membakar, agar tak melebar hingga ke hutan,” katanya.

Selain persoalan kebakaran, Taborat mengajak masyarakat tidak menebang pohon secara sembarangan, terutama pohon yang masih berada di kawasan perkebunan.

Menurutnya, keberadaan pohon memiliki peran penting, dalam menjaga kondisi lingkungan dan ketersediaan air.

“Pohon yang ada di dalam kebun juga jangan ditebang tetapi dipelihara. Karena pohon berguna, saat musim panas dan bisa menjaga kestabilan debit air. Namun jika ditebang, maka debit air kurang dan masyarakat yang susah,” ujarnya.

Ia berharap, kesadaran masyarakat menjaga lingkungan dapat menjadi bagian dari upaya menghadapi dampak musim kemarau.

Taborat menilai menjaga hutan bukan hanya kepentingan pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama masyarakat, karena berkaitan langsung dengan ketersediaan sumber air, dan keberlangsungan kehidupan warga.

Example 400x400