Bekasi | MantikNews.com – Banjir besar kembali melanda Kota Bekasi setelah hujan deras yang mengguyur selama dua hari berturut-turut, 4 hingga 5 Maret 2025. Banjir yang terjadi di berbagai kecamatan seperti Bekasi Utara, Bekasi Timur, Bekasi Selatan, Bekasi Barat, dan Jatiasih ini diperparah oleh luapan air kiriman dari Bogor. Akibatnya, ribuan rumah terendam dan banyak warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Merespons kondisi darurat ini, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Bekasi langsung bergerak cepat. Ketua MDMC Kota Bekasi, Marusli MS, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim relawan dengan perahu karet dan ambulans untuk membantu evakuasi warga terdampak. “Kami fokus pada penyelamatan warga yang terjebak banjir serta memberikan bantuan kesehatan dengan dukungan tenaga medis (nakes),” ujar Marusli, Rabu (6/3/2025).
Setelah air mulai surut, MDMC tidak berhenti sampai di situ. Pembersihan dilakukan di beberapa titik, terutama di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk Perguruan Muhammadiyah di Ki Mangun Sarkoro. Selain itu, tim relawan juga membantu warga membersihkan rumah dan lingkungan yang terdampak lumpur pasca-banjir.
“Kami tidak hanya fokus pada evakuasi, tetapi juga membantu masyarakat untuk bangkit kembali pasca-bencana. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi bagian dari upaya kami dalam merespons bencana ini,” tambah Marusli.
Aksi cepat tanggap ini mendapat apresiasi dari warga yang terdampak. Kehadiran relawan MDMC Kota Bekasi membawa harapan bagi mereka yang tengah menghadapi masa sulit akibat banjir. Upaya pembersihan dan pemulihan masih terus dilakukan untuk memastikan kondisi kembali normal secepat mungkin.