BERITA
Gus Miftah Dorong Pesantren Jadi Ruang Aman dari Bullying dan Judi Online
Jakarta | MantikNews.com – Fenomena bullying, kecanduan gadget, hingga judi online di kalangan remaja menjadi perhatian serius dalam kegiatan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) yang dihadiri sejumlah tokoh penting yakni, Gus Miftah, Gus Yusuf Chudlori, Gus Ipang Wahid dan KH Imam Jazuli.
Dalam forum tersebut, Gus Miftah mengajak seluruh pesantren untuk menjadi ruang aman bagi para santri dan generasi muda.
Menurut Gus Miftah, perkembangan teknologi saat ini membawa tantangan besar bagi dunia pendidikan, terutama dalam menjaga kesehatan mental dan karakter generasi muda. Ia menegaskan bahwa pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga benteng moral untuk menghadapi pengaruh negatif era digital.
“Pesantren harus menjadi tempat yang aman dari bullying, kekerasan verbal, hingga kecanduan gadget yang mulai merusak pola pikir anak-anak muda,” ujar Gus Miftah dalam keterangannya dikutip Kamis (14/5/2026).

Peluk Indonesia
Kegiatan PMKNU di Cirebon itu turut dihadiri sejumlah kader dan tokoh Nahdlatul Ulama. Selain membahas kepemimpinan, forum juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang kini marak terjadi di lingkungan pendidikan.
Gus Miftah menilai, pendekatan humanis dan komunikasi yang baik antara pengajar dengan santri menjadi salah satu solusi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat. Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan teknologi di kalangan pelajar agar tidak terjerumus pada konten negatif maupun judi online.
Forum kaderisasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi pemimpin muda NU yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan mental yang kuat menghadapi tantangan zaman.

