BERITA

Cegah Judi Online, Lapas Wahai Lakukan Pemeriksaan Ponsel Petugas dan Magang

Qiran
29
×

Cegah Judi Online, Lapas Wahai Lakukan Pemeriksaan Ponsel Petugas dan Magang

Sebarkan artikel ini
Satopspatnal melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam milik petugas dan peserta magang Lapas Wahai, Rabu (2/9/2026). Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai mengambil langkah preventif, untuk memastikan lingkungan kerja tetap terbebas dari aktivitas digital, yang melanggar aturan.

Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam milik petugas dan peserta magang, Rabu (2/9/2026).

Pemeriksaan berlangsung setelah apel pulang staf, bersamaan dengan pergantian regu pengamanan. Seluruh petugas dan peserta magang, yang berada di lingkungan lapas diarahkan mengikuti pemeriksaan secara bergantian.

Sebelum mengecek perangkat komunikasi, Satopspatnal terlebih dahulu memastikan kepatuhan personel terhadap ketentuan kedinasan.

Penampilan, penggunaan seragam, serta kelengkapan atribut diperiksa, untuk memastikan disiplin tetap diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Pengecekan kemudian berlanjut pada telepon genggam, yang digunakan masing-masing personel.

Langkah tersebut dilakukan, sebagai bentuk deteksi dini terhadap kemungkinan adanya akses, atau penggunaan aplikasi yang dilarang, termasuk perjudian online dan platform yang berkaitan dengan penipuan digital.

Pelaksana Harian Kepala Lapas Kelas III Wahai, Usman Bakri mengatakan, pemeriksaan internal merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, sekaligus berintegritas.

Ia menegaskan, setiap jajaran harus memahami, bahwa penggunaan teknologi dan media digital juga memiliki batasan yang wajib dipatuhi, terlebih bagi petugas pemasyarakatan.

“Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengawasan dan pencegahan. Kami ingin memastikan, seluruh jajaran menjaga perilaku, disiplin, dan integritas, termasuk dalam penggunaan perangkat digital. Tidak boleh ada ruang bagi aktivitas, yang dapat mencoreng nama baik institusi,” ujar Usman.

Sementara itu, anggota Satopspatnal Lapas Wahai, La Ramli menjelaskan, pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh perangkat milik petugas, dan peserta magang yang mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, pengawasan semacam ini penting dilakukan secara berkala, guna mencegah munculnya potensi pelanggaran, sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.

“Ini merupakan langkah antisipasi, untuk memastikan perangkat komunikasi tidak digunakan, untuk mengakses aplikasi yang dilarang. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, dan seluruh personel bersikap kooperatif,” katanya.

Selain sebagai bentuk pengawasan, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bagi jajaran Lapas Wahai, agar selalu berhati-hati dalam menggunakan perangkat komunikasi, dan mengakses berbagai layanan digital.

Selama pemeriksaan berlangsung, situasi di lingkungan Lapas tetap aman dan kondusif. Tim Satopspatnal tidak menemukan adanya indikasi akses maupun penggunaan aplikasi judi online, scam, atau aktivitas digital terlarang lainnya pada perangkat yang diperiksa.

Example 400x400