BERITA

Wali Kota Minta Kebersihan Kantor Harus Jadi Budaya Bukan Hanya Saat Lomba

Qiran
14
×

Wali Kota Minta Kebersihan Kantor Harus Jadi Budaya Bukan Hanya Saat Lomba

Sebarkan artikel ini
Apel pagi di Kantor Balai Kota Ambon, Rabu (2/9/2026). Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena meminta seluruh aparatur Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menjadikan kebersihan lingkungan kantor, sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari, bukan sekadar dilakukan ketika mengikuti perlombaan.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota, saat memberikan arahan dalam apel pagi di Kantor Balai Kota Ambon, Rabu (2/9/2026), menyusul pelaksanaan Lomba Kebersihan Kantor Antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Ambon Tahun 2026.

Menurut Wali Kota, lomba kebersihan yang telah dilaksanakan, bukan semata-mata bertujuan mencari OPD dengan lingkungan kantor terbaik.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi sarana, untuk membangun kesadaran aparatur mengenai pentingnya menjaga kebersihan, kerapian dan kenyamanan tempat kerja.

“Usaha biasa tidak akan mengkhianati hasil,” ujar Wali Kota, seraya mengapresiasi seluruh OPD, yang telah mengambil bagian dalam lomba tersebut.

Ia menekankan, kebersihan lingkungan kantor merupakan tanggung jawab seluruh aparatur. Karena itu, kondisi kantor yang bersih dan tertata tidak boleh hanya terlihat ketika ada penilaian, tetapi harus dipelihara secara konsisten, dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Wali Kota menilai, lingkungan kerja yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi aparatur dalam menjalankan tugas.

Pada saat yang sama, kondisi kantor juga menjadi salah satu gambaran mengenai kedisiplinan, dan profesionalitas aparatur pemerintah.

“Yang terpenting bukan siapa yang menang, tetapi bagaimana kita membangun kebiasaan, untuk menjaga kantor tetap bersih, rapi, nyaman dan indah,” tegasnya.

Lomba Kebersihan Kantor Antar OPD Pemkot Ambon sendiri telah berlangsung selama dua hari, yakni 26–27 Agustus 2026.

Penilaian dilakukan Dewan Juri dengan melihat sejumlah aspek, terutama kebersihan, kerapian dan keindahan lingkungan kantor.

Berdasarkan Keputusan Dewan Juri Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pemenang Lomba Kebersihan Kantor Antar Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Ambon Tahun 2026, Dinas Pendidikan berhasil meraih peringkat pertama dengan total nilai 1.347.

Posisi kedua ditempati Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan nilai 1.335, sedangkan peringkat ketiga diraih OPD dengan total nilai 1.284.

Dinas Koperasi dan UMKM berada di posisi keempat dengan nilai 1.280, kemudian Dinas Sosial menempati peringkat kelima dengan nilai 1.277.

Sejumlah OPD lainnya juga masuk dalam jajaran 10 besar, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Satuan Polisi Pamong Praja, Kecamatan Teluk Ambon serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

Keputusan pemenang ditetapkan Dewan Juri di Ambon pada 29 Agustus 2026 dan bersifat final, serta tidak dapat diganggu gugat.

Selain kategori OPD, penilaian juga dilakukan terhadap sejumlah unit kerja di lingkungan Pemkot Ambon.

Bagian Desa meraih posisi pertama dengan nilai 987, disusul Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dengan nilai 986.

Bagian Umum dan Perlengkapan berada di posisi ketiga dengan nilai 883, sedangkan Bagian Organisasi dan Tatalaksana menempati posisi keempat dengan nilai 844. Peringkat kelima diraih Dinas Perikanan dengan nilai 767.

Selanjutnya, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah berada di posisi keenam dengan nilai 766, Bagian Data Pemerintahan di posisi ketujuh dengan nilai 743, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam di posisi kedelapan dengan nilai 735, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di posisi kesembilan dengan nilai 732.

Wali Kota berharap, hasil lomba tersebut tidak berhenti pada pemberian penghargaan kepada OPD maupun unit kerja yang memperoleh nilai terbaik.

“Saya minta seluruh perangkat daerah menjadikan hasil penilaian sebagai bahan evaluasi, untuk memperbaiki kondisi lingkungan kerja masing-masing,” pinta dia.

Menurutnya, membangun lingkungan kantor yang bersih membutuhkan konsistensi, dan keterlibatan seluruh aparatur.

Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan ruangan, menata fasilitas kerja dan merawat lingkungan sekitar harus dilakukan secara rutin.

Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada seluruh OPD yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap, semangat menjaga kebersihan dapat terus dipertahankan meskipun rangkaian perlombaan telah selesai.

Dengan demikian, lomba kebersihan tidak hanya menghasilkan daftar pemenang, tetapi mampu membentuk kebiasaan baru di lingkungan Pemkot Ambon.

“Kebersihan, kerapian dan keindahan kantor diharapkan menjadi bagian dari standar kerja aparatur, sekaligus menciptakan lingkungan pelayanan publik yang nyaman bagi masyarakat,” tandas Wali Kota.

Example 400x400