Published
3 hari agoon
By
Budi SantosoJakarta | MantikNews.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno melalui acara “Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah” di Taman Ayodya, Jakarta Selatan, Jumat (20/2).
Pramono menyebut Jakarta menunjukkan kemajuan, antara lain kenaikan peringkat Global City dari posisi 74 menjadi 71 dalam 10 bulan terakhir. Pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat 5,21 persen, melampaui nasional 5,11 persen. Pada triwulan IV bahkan mencapai 5,71 persen.
“Saya yakin tahun ini akan jauh lebih baik karena perbaikan mendasar yang kami lakukan,” ujarnya.
Di bidang sosial, Pemprov memastikan anggaran KJP dan KJMU tidak dipangkas. Sebanyak 707.513 penerima KJP dan 16.920 penerima KJMU dialokasikan anggaran sekitar Rp2 triliun. Lebih dari 6.000 warga juga menerima program pemutihan ijazah.
Sebanyak 213.000 warga mendapat bantuan sosial melalui Kartu Lansia, Disabilitas, dan Anak Jakarta. Pemprov juga menggratiskan 40 sekolah swasta serta akses masuk Ancol, Ragunan, dan Monas bagi penerima KJP/KJMU.
Di sektor kesehatan, layanan diperkuat melalui 31 RS, 44 puskesmas kecamatan, dan 292 puskesmas pembantu. Dua RS baru akan dibangun di Cakung dan Sumber Waras. Program Pasukan Putih dengan 584 personel juga terus diperluas.
Pada sektor lingkungan dan infrastruktur, 21 ruang terbuka hijau telah dibangun, termasuk pengembangan Taman Ayodya. Revitalisasi Taman Semanggi senilai Rp134 miliar dilakukan melalui kerja sama swasta tanpa APBD.
Meski demikian, Pramono mengakui masih ada pekerjaan rumah seperti banjir, kemacetan, dan polusi. “Kami membuka diri terhadap kritik dan masukan,” katanya.
Sementara itu, Wagub Rano menyampaikan 97 persen dari 40 program Quick Win telah diselesaikan. Tiga program lainnya masih berproses.
Menurutnya, prioritas utama Jakarta ke depan adalah penanganan banjir, kemacetan, dan kemiskinan. Normalisasi sungai akan diperluas pada 2026, sementara integrasi transportasi diperkuat dengan penambahan rute Transjabodetabek, termasuk rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta bertarif Rp3.500.
“Fondasi sudah kami letakkan. Tahun kedua akan lebih terstruktur melalui APBD 2026,” pungkas Rano.
Pramono Pastikan Stok Daging Aman, 3.100 Sapi Impor Australia Tiba di Tanjung Priok
Pemprov DKI Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H, Layanan Publik Tetap Optimal
PPAPP dan Transjakarta Ajak 60 Lansia Rayakan Imlek 2026 di Bundaran HI
Pramono Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Betawi di Tengah Jakarta Menuju Kota Global