Scroll untuk baca artikel
BERITA

Wawali: Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Cerdas yang Mencintai Budaya

31
×

Wawali: Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Cerdas yang Mencintai Budaya

Sebarkan artikel ini
Pagelaran Seni SD Negeri 2 Ambon, di Taman Budaya Maluku, Kamis (11/6/2026). Foto-Ist/BA

Ambon | MantikNews.com – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta menegaskan, bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Penguatan nilai-nilai budaya, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, generasi masa depan tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik dan penguasaan teknologi, tetapi juga harus memiliki karakter kuat, serta identitas budaya yang kokoh.

“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mencintai budayanya. Anak-anak yang saat ini duduk di bangku sekolah adalah, calon pemimpin bangsa di masa depan,” kata Wawali dalam sambutannya, saat membuka Pagelaran Seni SD Negeri 2 Ambon, di Taman Budaya Maluku, Kamis (11/6/2026).

Wawali mengatakan, pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari capaian akademik peserta didik. Lebih dari itu, pendidikan harus menjadi sarana untuk mengembangkan seluruh potensi anak, baik kemampuan intelektual, kreativitas, karakter, maupun kecintaan terhadap budaya daerah.

Menurutnya, pengenalan dan pelestarian budaya sejak usia dini menjadi langkah penting, dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

Apalagi Indonesia akan memasuki usia satu abad kemerdekaan pada tahun 2045, sehingga pembangunan generasi muda harus dilakukan secara menyeluruh.

“Generasi Emas 2045 bukan hanya generasi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga generasi yang memahami akar budayanya, serta memiliki jati diri yang kuat sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.

Wawali menilai, pagelaran seni yang diselenggarakan SD Negeri 2 Ambon merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang efektif, dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya.

Berbagai penampilan yang ditampilkan siswa menunjukkan, bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui ruang-ruang kreativitas yang memberikan kesempatan kepada anak, untuk mengekspresikan bakat dan kemampuan mereka.

Beragam pertunjukan, seperti tarian tradisional Maluku, musik daerah, drama musikal, permainan rakyat, hingga pameran karya seni yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Maluku, mendapat apresiasi tinggi dari Wawali.

Ia menilai, seluruh penampilan tersebut merupakan hasil proses pembelajaran yang bermakna, sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya daerah.

Wawali juga mengapresiasi tema kegiatan, yakni “Budaya Mutiara Manise”. Menurutnya, tema tersebut menggambarkan kekayaan budaya Ambon dan Maluku, yang menjadi warisan berharga dan harus terus dijaga oleh generasi muda.

“Kekayaan tradisi, seni, adat istiadat, dan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan para leluhur merupakan mutiara yang harus tetap dijaga, agar tidak hilang tergerus oleh arus modernisasi,” tegasnya.

Di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi yang semakin pesat, Wawali mengingatkan, akan adanya berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini.

Mulai dari penyalahgunaan media sosial, pergaulan tidak sehat, perundungan, hingga berbagai bentuk kenakalan yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang mereka.

Karena itu, Wawali mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam mendidik generasi muda.

Menurutnya, tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada di pundak sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dan masyarakat.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah. Orang tua dan masyarakat juga memiliki peran penting, untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan mereka,” katanya.

Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Wawali menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SD Negeri 2 Ambon, para guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pagelaran seni tersebut.

Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya Maluku, sekaligus membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan bangga terhadap identitas budayanya.

Example 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *