Scroll untuk baca artikel
BERITA

Wali Kota Tekankan Peran Gereja Jaga Harmoni Sosial di Tengah Masyarakat

69
×

Wali Kota Tekankan Peran Gereja Jaga Harmoni Sosial di Tengah Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat menghadiri ibadah syukur pentahbisan, dan peresmian Gedung Pastori II Jemaat GPM Bukit Zaitun, yang berlangsung di Gunung Nona, Minggu (24/5/2026). Foto-Ist/MANTIK

Ambon | MantikNews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menekankan pentingnya peran gereja, dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat, membangun karakter umat, serta memperkuat nilai persaudaraan di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.

Menurutnya, gereja memiliki posisi strategis, sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan kehidupan sosial yang damai, toleran, dan penuh kepedulian antar sesama.

Penegasan tersebut disampaikan Wattimena dalam sambutannya, saat menghadiri ibadah syukur pentahbisan dan peresmian Gedung Pastori II Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Bukit Zaitun, di kawasan Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (24/5/2026).

“Gereja memiliki peran besar, dalam membentuk karakter masyarakat, menjaga nilai moral, memperkuat solidaritas sosial, serta menghadirkan kesejukan, di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini,” kata Wali Kota.

Menurutnya, pembangunan sarana pelayanan gereja seperti Gedung Pastori II bukan hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga merupakan bagian dari upaya penguatan pelayanan dan kehidupan spiritual masyarakat.

Ia menjelaskan, keberadaan gedung pastori memiliki fungsi penting sebagai pusat pelayanan jemaat, tempat penguatan iman, ruang konseling, hingga rumah doa bagi masyarakat.

“Pastori bukan hanya rumah tinggal bagi pelayan Tuhan, tetapi juga menjadi rumah pelayanan, rumah penguatan iman, rumah konseling, rumah doa, dan tempat hadirnya pengharapan bagi jemaat,” ujarnya.

Wattimena menilai, pembangunan Gedung Pastori II Jemaat GPM Bukit Zaitun menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan gotong royong warga jemaat dalam mendukung pelayanan gereja.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Majelis Jemaat, panitia pembangunan, para donatur, serta seluruh warga jemaat yang telah bekerja sama hingga pembangunan gedung tersebut dapat diselesaikan dan diresmikan.

Menurut Wattimena, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga mencakup pembangunan sumber daya manusia, dan penguatan kehidupan sosial keagamaan.

“Kota yang sehat adalah kota yang masyarakatnya hidup dalam damai, saling menghargai, dan memiliki nilai spiritual yang kuat,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas sosial masyarakat. Oleh karena itu, sinergi bersama gereja dan seluruh elemen masyarakat menjadi hal penting yang harus terus diperkuat.

Dalam kesempatan tersebut, Wattimena juga berharap, Gedung Pastori II Jemaat GPM Bukit Zaitun dapat menjadi pusat pelayanan yang menghadirkan kesejukan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar.

“Pastori ini harus menjadi tempat lahirnya pelayanan yang meneduhkan, pelayanan yang merangkul, serta pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan umat, dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persaudaraan dan kebersamaan yang selama ini telah terbangun, baik dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat.

Wattimena menegaskan, kekuatan gereja tidak hanya ditentukan oleh bangunan fisik, tetapi terutama oleh jemaat yang hidup dalam kasih dan saling menopang satu sama lain.

“Atas nama Pemkot Ambon, saya menyampaikan selamat atas pentahbisan dan peresmian Gedung Pastori II Jemaat GPM Bukit Zaitun. Kiranya bangunan ini menjadi berkat bagi pelayanan gereja dan masyarakat,” tutupnya.

Example 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *