BERITA

SAPA-BINA Hadirkan Layanan Kesehatan Langsung ke Blok Hunian Lapas Wahai

Qiran
17
×

SAPA-BINA Hadirkan Layanan Kesehatan Langsung ke Blok Hunian Lapas Wahai

Sebarkan artikel ini
Lapas Kelas III Wahai memperkuat pelayanan kesehatan bagi WBP, melalui program SAPA-BINA, Senin (24/8/2026). Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai memperkuat pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), melalui program Sinergi Aksi Pelayanan Aktif bagi Warga Binaan (SAPA-BINA), Senin (24/8/2026).

Program yang dilaksanakan bersama Puskesmas Perawatan Wahai tersebut, mengedepankan pelayanan kesehatan secara langsung, dengan mendatangi blok dan kamar hunian WBP.

Langkah ini dilakukan, untuk mempermudah akses pemeriksaan, sekaligus mendukung upaya deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan.

Tim medis Puskesmas Perawatan Wahai bersama petugas kesehatan lapas, melakukan pemeriksaan secara bergilir ke kamar-kamar hunian.

Dengan pola pelayanan tersebut, WBP tidak perlu menunggu atau datang ke fasilitas kesehatan, untuk menyampaikan keluhan yang mereka rasakan.

Kepala Lapas Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya mengatakan, pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari pemenuhan hak WBP, selama menjalani masa pidana.

Menurutnya, keberadaan program SAPA-BINA menunjukkan, bahwa pelayanan kesehatan di lingkungan lapas harus bersifat aktif dan responsif terhadap kondisi WBP.

“Kami ingin memastikan, setiap warga binaan memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak. Melalui SAPA-BINA, petugas secara langsung mendatangi mereka, sehingga keluhan maupun kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal,” ujar Tersih.

Ia juga meminta WBP, untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, dengan menyampaikan berbagai keluhan kesehatan kepada tenaga medis.

Menurutnya, pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan potensi penyakit sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Kepala Puskesmas Perawatan Wahai, Sri Diana Makatita menilai, kerja sama dengan pihak lapas menjadi bagian penting, dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.

Ia menjelaskan, pelayanan langsung ke blok hunian memungkinkan tenaga medis, untuk melakukan pemantauan kesehatan secara lebih menyeluruh terhadap WBP.

“Kegiatan ini membantu kami melakukan deteksi dini, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan dasar dapat diterima warga binaan secara merata. Kami berharap, kolaborasi seperti ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan,” kata Sri Diana.

Dalam pelaksanaannya, petugas medis melakukan sejumlah pemeriksaan, mulai dari pengukuran tekanan darah hingga pengecekan kadar gula darah dan asam urat.

WBP juga mendapatkan skrining penyakit menular dan tidak menular, konsultasi terkait keluhan kesehatan, serta pemberian vitamin.

Pelayanan tersebut mendapat respons positif dari WBP. RB, salah satu WBP yang mengikuti pemeriksaan mengaku terbantu, karena pemeriksaan dilakukan langsung di tempat dimana mereka menjalani aktivitas sehari-hari.

“Kami lebih mudah menyampaikan keluhan, karena petugas datang langsung. Setelah diperiksa, kami juga merasa lebih tenang dan bisa kembali mengikuti kegiatan pembinaan dengan baik,” ungkapnya.

Lapas Wahai dan Puskesmas Perawatan Wahai berkomitmen, untuk mempertahankan pelaksanaan SAPA-BINA secara berkala. Program dengan semangat “Bergerak Aktif-Melayani dengan Hati” tersebut, diharapkan mampu memperkuat deteksi dini, meningkatkan akses pelayanan kesehatan, serta menciptakan kondisi WBP yang lebih sehat selama menjalani proses pembinaan.

Example 400x400