AMBON | MantikNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Wahai menggelar penggeledahan mendadak gabungan, di seluruh kamar hunian warga binaan, Selasa (7/7/2026) malam.
Kegiatan ini dilaksanakan, sebagai langkah deteksi dini guna memastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang, yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Penyisiran menyasar setiap sudut blok hunian dengan melibatkan petugas Lapas dan personel Polsek Wahai.
Langkah ini merupakan bagian implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya mewujudkan lingkungan bebas telepon genggam, pungutan liar, dan narkoba (Halinar), sekaligus mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Wahai, Abdul Azis menyatakan, keterlibatan Polsek Wahai tidak hanya memperkuat pengamanan, tetapi juga mencerminkan sinergi antar lembaga, dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
“Ini wujud nyata sinergi yang kuat. Kami bahu-membahu memastikan, tidak ada celah bagi masuknya barang terlarang. Keamanan Lapas adalah prioritas utama, dan langkah deteksi dini seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala,” ujarnya.
Perwakilan Polsek Wahai, Ajun Inspektur Polisi Dua Armin Sikdew mengaku, pihaknya mendukung penuh upaya Lapas Wahai menjaga keamanan.
Kondisi Lapas yang aman, lanjutnya, turut berkontribusi menciptakan situasi tertib dan kondusif di wilayah sekitar.

“Kami selalu siap bersinergi. Langkah bersama ini penting untuk memetakan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya mengapresiasi dukungan Polsek Wahai.
Ia menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara konsisten, sebagai komitmen menjaga keamanan dan mendukung keberhasilan pembinaan warga binaan.
“Terima kasih kepada Polsek Wahai atas sinergi yang terjalin. Sterilisasi blok hunian akan berlangsung berkelanjutan, demi menjaga marwah pemasyarakatan. Bagi kami, keamanan adalah fondasi utama keberhasilan pembinaan,” tegasnya.
Meski dilakukan secara mendadak, razia berjalan tertib dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Seluruh warga binaan juga bersikap kooperatif, selama proses pemeriksaan.
Hasil penyisiran di seluruh kamar hunian tidak ditemukan telepon genggam, narkotika, maupun benda lain yang dilarang berada di lingkungan Lapas.
Lapas Wahai berharap, sinergi dengan Polsek Wahai terus berlanjut melalui berbagai kegiatan pengamanan dan deteksi dini, sehingga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan maupun wilayah Wahai secara umum senantiasa terjaga.













