BERITA

Lapas Wahai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Acak

Qiran
20
×

Lapas Wahai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Acak

Sebarkan artikel ini
Lapas Kelas III Wahai menggelar pemeriksaan kamar hunian, dan tes urine bersama Koramil 1502-05/Wahai serta Polsek Wahai, Selasa (22/9/2026) malam. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai menggelar pemeriksaan kamar hunian, dan tes urine bersama Koramil 1502-05/Wahai serta Polsek Wahai, Selasa (22/9/2026) malam.

Kegiatan ini dilakukan, untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya mengatakan, razia tersebut merupakan tindak lanjut arahan pimpinan pusat, dan bagian dari pengawasan rutin di dalam lapas.

Ia menyebut, kerja sama dengan TNI dan Polri sebagai wujud komitmen bersama menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, dan bebas dari barang terlarang.

“Kami bergerak cepat merespons arahan Pimpinan Pusat. Sinergi bersama Koramil dan Polsek Wahai ini Adalah, bukti komitmen kita bersama dalam menciptakan Lapas Wahai yang aman, tertib, serta bersih dari barang-barang terlarang seperti handphone, pungli, dan narkoba (Halinar),” kata Tersih.

Petugas gabungan memeriksa kamar hunian satu per satu, dengan mengacu pada prosedur pengamanan yang berlaku.

Pemeriksaan dilakukan secara teliti dan humanis, meliputi sudut ruangan, tempat tidur, serta barang-barang milik warga binaan.

Dari penggeledahan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang, yakni 12 sendok besi, tiga potong besi, satu kaca, dua pena, empat korek api, empat silet, satu gunting kuku, 15 paku, dan satu alat cukur. Barang-barang itu telah didata dan disimpan, untuk kemudian dimusnahkan.

Pada malam yang sama, tes urine dilakukan secara acak terhadap 10 warga binaan dan lima petugas. Tersih menyampaikan seluruh sampel menunjukkan hasil negatif.

“Pemeriksaan tes urine ini sengaja kami lakukan secara acak kepada 10 warga binaan serta 5 petugas untuk memastikan integritas, serta kedisiplinan di dalam instansi. Hasil yang menunjukkan seluruhnya negatif ini menjadi bukti nyata, bahwa jajaran petugas maupun warga binaan Lapas Wahai berkomitmen penuh mendukung lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba,” ujarnya.

Perwakilan Koramil 1502-05/Wahai, Serka Hamim Baadia menyatakan, pihaknya siap mendukung pengamanan di Lapas Wahai.

Menurutnya, razia dan deteksi dini diperlukan, untuk menjaga situasi tetap kondusif, khususnya di lingkungan lapas.

“Kami dari pihak Koramil siap untuk terus bersinergi, dan memberikan dukungan pengamanan kapan pun dibutuhkan,” kata Hamim.

Ia juga mengapresiasi hasil tes urine yang seluruhnya negative, dan menyebut kerja sama lintas instansi penting dalam upaya mencegah peredaran narkotika.

Perwakilan Polsek Wahai, Aipda Armin Sikdewa juga menyatakan dukungannya terhadap razia gabungan tersebut.

Ia mengatakan, kepolisian akan terus bekerja sama dengan pihak lapas untuk mencegah gangguan keamanan, dan menjaga lingkungan tetap tertib, serta bebas dari Halinar.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro mengapresiasi langkah Lapas Wahai.

Ia menilai, kegiatan tersebut sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang menekankan deteksi dini serta pemberantasan narkoba.

“Kami memberikan apresiasi atas gerak cepat Lapas Wahai yang merespons langsung instruksi Dirjenpas. Langkah preventif dan taktis seperti ini, harus terus dipertahankan secara konsisten,” ujar Ricky.

Example 400x400