Jakarta | mantiknews.com – Baru-baru ini di awal tahun 2025, sekelompok ilmuwan asal Italia mencatatkan pencapaian spektakuler dengan berhasil “membekukan” cahaya. Dalam laporan yang dipublikasikan di Jurnal ilmiah, tim peneliti ini menjelaskan metode inovatif yang mereka gunakan dengan semikonduktor fotonik untuk menciptakan partikel hibrida bernama polariton. Proses ini memungkinkan terbentuknya kondensat kuantum yang kemudian berkembang menjadi supersolid.
Bayangkan cahaya, yang dikenal dengan kecepatannya yang luar biasa, kini dapat berhenti sejenak – sebuah terobosan monumental dalam dunia fisika yang berpotensi membuka berbagai peluang untuk memahami sifat dasar cahaya dan aplikasinya di masa depan. Temuan ini tidak hanya mengesankan dari segi teoretis, tetapi juga menjanjikan dampak signifikan dalam pengembangan teknologi komunikasi, komputer kuantum, dan sensor optik.Dalam eksperimen yang dilakukan, ilmuwan mengendalikan cahaya laser yang diarahkan ke semikonduktor fotonik untuk menciptakan polariton.
Polariton ini, yang merupakan kombinasi antara foton dan eksiton, membentuk kondensat kuantum yang sangat dingin dan stabil, bahkan bertahan hingga satu menit. Dengan penerapan teknik pendinginan canggih, mereka berhasil mengubah kondensat kuantum ini menjadi supersolid, suatu bentuk materi yang memiliki karakteristik padat dan cair sekaligus.
Penemuan ini bisa merevolusi berbagai dunia, termasuk:
– Komunikasi Optik: Penggunaan cahaya padat untuk transmisi informasi dengan kecepatan sangat tinggi dan tingkat kesalahan rendah.
– Komputer Kuantum: Pemanfaatan cahaya padat sebagai qubit, satuan dasar informasi dalam komputer kuantum.
– Sensor Optik: Kemampuan mendeteksi perubahan minimal dalam lingkungan, seperti suhu atau kelembaban.
Dengan demikian, potensi penemuan ini untuk membuka khazanah baru dalam fisika dan teknologi sangatlah besar, dan diharapkan bisa memberi dampak yang nyata dalam beberapa tahun ke depan. Dilansir dari Timesnownews.com dan newsx.com