Scroll untuk baca artikel
BERITA

Diduga Bom Pesawat, Tim Gegana Identifikasi Temuan Benda Mencurigakan di Percetakan Negara

35
×

Diduga Bom Pesawat, Tim Gegana Identifikasi Temuan Benda Mencurigakan di Percetakan Negara

Sebarkan artikel ini
Tim Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku mengali benda mencurigakan, yang ditemukan saat pekerjaan penggalian di kawasan Percetakan Negara Ambon, Minggu (26/7/2026) malam. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Tim Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku masih melakukan penyelidikan terhadap benda mencurigakan, yang ditemukan saat pekerjaan penggalian di kawasan Percetakan Negara, Jalan Dr. Setiabudi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (26/7/2026) malam.

Pihak berwenang belum dapat memastikan jenis benda tersebut, karena hanya sebagian kecil yang tampak di permukaan tanah.

Proses penggalian sempat dihentikan sementara, dan dijadwalkan akan dilanjutkan pada Senin (27/7/2026) pagi, untuk mengetahui bentuk benda secara utuh.

Pasi Min Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku, AKP B. Liroga menjelaskan, bahwa hasil pengamatan awal menunjukkan yang terlihat saat ini baru bagian belakang atau ekornya, sehingga identifikasi belum dapat dilakukan secara pasti.

“Dari pengamatan awal operator, bentuknya memang menyerupai bom pesawat. Namun, itu masih sebatas dugaan karena bendanya belum terlihat utuh,” ujar Liroga, saat dihubungi dari Ambon, Senin (27/7/2026).

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek setempat, personel TNI, serta Bhabinkamtibmas untuk mengamankan lokasi.

Garis polisi juga telah dipasang, guna mencegah warga mendekati area penemuan hingga proses identifikasi selesai dilaksanakan.

“Penggalian akan dilanjutkan hari ini, guna memastikan apa sebenarnya benda tersebut. Saat ini lokasi sudah diamankan dengan pemasangan garis polisi,” katanya.

Benda mencurigakan itu pertama kali ditemukan oleh warga bernama Stevi Simatauw, saat melakukan penggalian untuk memindahkan tiang bendera.

Pemindahan ini dilakukan setelah penebangan pohon di lokasi, sebagai bagian dari persiapan pembangunan area parkir.

Menurut keterangan Stevi, pekerjaan dimulai sekitar pukul 17.00 WIT. Sekitar satu jam kemudian, alat gali yang digunakan membentur benda keras yang bentuknya menyerupai bom atau mortir.

Menyadari adanya benda yang diduga berbahaya, seluruh aktivitas penggalian langsung dihentikan.

“Kami seketika berhenti bekerja, karena khawatir benda itu berbahaya. Tidak ada yang berani melanjutkan penggalian,” ungkapnya.

Stevi kemudian menghubungi rekannya dan memperlihatkan temuan tersebut kepada anggota Brimob, melalui sambungan video.

Setelah melihat kondisi lokasi, petugas meminta seluruh pekerja segera menghentikan aktivitas, dan menjauh dari area tersebut sambil menunggu kedatangan Tim Gegana.

Tak lama kemudian, personel Gegana tiba di lokasi, untuk melakukan pemeriksaan awal, serta mengamankan tempat kejadian, sebelum proses identifikasi dilanjutkan pada hari berikutnya.

Example 400x400