BERITA

Kakanwil Ditjenpas Maluku: Kebersihan Harus Menjadi Budaya Masyarakat

Qiran
32
×

Kakanwil Ditjenpas Maluku: Kebersihan Harus Menjadi Budaya Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kepala Kakanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, saat menghadiri upacara HUT Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (7/9/2026). Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon menjadi momentum, untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah.

Hal tersebut turut menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Maluku, Ricky Dwi Biantoro, saat menghadiri upacara HUT Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (7/9/2026).

Upacara peringatan dipimpin Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena selaku Upulatu Upacara dan dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat.

Bagi Ricky, peringatan HUT Kota Ambon tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan sejarah kota, tetapi juga menjadi kesempatan, untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap persoalan lingkungan dan pembangunan daerah.

Ia menilai, pesan Gubernur Maluku mengenai pentingnya menjaga kebersihan harus diterjemahkan dalam tindakan nyata.

Menurutnya, persoalan kebersihan tidak akan selesai apabila hanya dibebankan kepada pemerintah dan petugas kebersihan.

“Kesadaran menjaga kebersihan harus tumbuh dari diri sendiri dan keluarga. Jika dilakukan bersama-sama dan terus-menerus, kebersihan akan menjadi bagian dari kebiasaan dan karakter masyarakat,” kata Ricky.

Ia menjelaskan, lingkungan yang bersih memiliki hubungan erat dengan terciptanya kehidupan masyarakat yang sehat, aman, tertib, dan nyaman.

Karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, termasuk instansi pemerintah dan lembaga vertikal, untuk menjaga kondisi lingkungan tetap kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Ricky juga menyampaikan kesiapan jajaran Ditjenpas Maluku, untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon maupun pemangku kepentingan lainnya.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Foto-Ist/MANTIK

“Pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci, untuk mencapai tujuan pembangunan,” ujarnya.

Selain persoalan kebersihan, Ricky turut memberikan perhatian terhadap pesan pelestarian Benteng Victoria, sebagai salah satu bagian penting dari sejarah Kota Ambon.

Ia juga mendukung ajakan kepada generasi muda, agar terus meningkatkan kapasitas melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan beriringan dengan pelestarian sejarah, penguatan sumber daya manusia, serta semangat persaudaraan.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya mengajak masyarakat memaknai usia 451 tahun Kota Ambon, sebagai bagian dari perjalanan sejarah yang panjang.

Ia menekankan pentingnya menjadikan kebersihan sebagai budaya, yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni diri sendiri dan keluarga.

Pesan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-451 Kota Ambon, yakni “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

Rangkaian peringatan HUT Kota Ambon kemudian dilanjutkan dengan resepsi. Dalam kegiatan tersebut, Kanwil Kementerian Hukum menyerahkan kekayaan intelektual (HAKI) kepada Pemkot Ambon, sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan dan pengembangan potensi kekayaan intelektual daerah.

Peringatan HUT ke-451 Kota Ambon ditandai pula dengan penyalaan kue ulang tahun bersama jajaran Forkopimda.

Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen, untuk memperkuat kerja sama antar lembaga, dalam mendukung terciptanya Kota Ambon yang bersih, sehat, aman, tertib, damai, serta menjunjung tinggi semangat persaudaraan.

Example 400x400