Scroll untuk baca artikel
BERITA

Lapas Wahai Manfaatkan Euforia Piala Dunia Promosikan Karya dan Citra Positif WB

Qiran
120
×

Lapas Wahai Manfaatkan Euforia Piala Dunia Promosikan Karya dan Citra Positif WB

Sebarkan artikel ini
Lapas Kelas III Wahai memanfaatkan antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia FIFA, untuk memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian warga binaan. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai memanfaatkan antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia FIFA, sebagai wadah inovatif untuk memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan (WB), sekaligus mengubah persepsi publik.

Melalui kampanye digital bertajuk “Kuis Tebak Juara Piala Dunia” di media sosial resmi, lembaga ini mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mempromosikan produk karya warga binaan.

Peserta kuis diminta menebak tim juara, dan menandai tiga teman di kolom komentar. Pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa miniatur kapal pinisi, kerajinan tangan buatan langsung warga binaan Lapas Wahai.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya menjelaskan, inovasi ini bertujuan mengubah pandangan masyarakat.

“Kami ingin mengubah persepsi, bahwa lapas bukan sekadar tempat hukuman, melainkan wadah produktivitas. Lewat momentum Piala Dunia ini, kami perkenalkan karya nyata warga binaan yang bernilai jual tinggi,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Langkah ini diharapkan memperluas jangkauan informasi program pembinaan, khususnya kemandirian yang menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Ketua Humas Lapas Wahai, Usman Bakri menambahkan, konsep kuis dirancang untuk meningkatkan interaksi.

“Netizen yang awalnya ikut tebak juara, akhirnya mengenal kinerja Lapas Wahai. Semakin luas jangkauan, semakin besar ruang edukasi positif yang kami sampaikan,” katanya.

Kampanye ini didukung penuh seluruh pegawai, yang turut menyebarkan konten lewat berbagai platform dan grup percakapan.

Lapas Wahai berharap strategi promosi ini tidak berhenti di momentum Piala Dunia, melainkan dikembangkan berkelanjutan untuk membangun citra positif pemasyarakatan, sekaligus memperluas akses pasar bagi hasil karya warga binaan.

Example 400x400