Scroll untuk baca artikel
BERITA

Wali Kota: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Membangun Ambon

Qiran
56
×

Wali Kota: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Membangun Ambon

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Jalan Sehat yang diselenggarakan oleh FPK Kota Ambon, Jumat (26/6/2026). Foto-Qiran/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengajak seluruh masyarakat, untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan utama dalam membangun Kota Ambon, sekaligus terus merawat semangat persatuan dan budaya hidup orang basudara di tengah perbedaan suku, agama, etnis, dan budaya yang ada.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota, saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat yang diselenggarakan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Ambon, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan pembagian sembako, penyaluran bantuan sosial, serta senam bersama yang melibatkan berbagai paguyuban etnis yang berdomisili di Kota Ambon.

Wali Kota memberikan apresiasi yang tinggi kepada FPK yang dinilai konsisten menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat yang berasal dari beragam latar belakang kehidupan.

Paguyuban Pasundan, Jawa Barat berhasil meraih juara pertama dalam penilaian partisipasi lomba kain sarung. Foto-Qiran/MANTIK

Menurutnya, forum tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat ikatan persaudaraan, menjaga toleransi, serta merawat keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kota Ambon.

Ia menegaskan, bahwa perbedaan merupakan sebuah keniscayaan yang harus diterima dan dikelola dengan sebaik-baiknya, agar menjadi modal berharga bagi kemajuan daerah, bukan sebaliknya.

“Perbedaan tidak mungkin dihilangkan. Yang harus kita lakukan adalah, menjadikannya sebagai kekuatan untuk membangun Kota Ambon yang semakin maju, bukan menjadikannya sebagai pemicu terjadinya konflik sosial,” tegas Wali Kota.

Menurut Wali Kota, kekayaan keberagaman yang dimiliki Kota Ambon merupakan identitas khas yang harus terus dijaga keberadaannya.

Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan tetap memperkuat persatuan, serta menjadikan semangat hidup orang basudara sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung gerakan “Ambon Bisa Bersih, Indah, Sehat, Aman”, melalui aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kualitas derajat kesehatan, menciptakan rasa aman, serta turut memperindah wajah kota.

Ia menekankan, bahwa gerakan tersebut tidak boleh berhenti sekadar sebagai slogan semata, melainkan harus tumbuh menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga masyarakat.

Selain itu, Wali Kota mengumumkan pelaksanaan Gerakan Tanam Gadihu di Lingkungan (GERTAK) yang akan dimulai pada pertengahan bulan depan.

Program itu mengajak masyarakat untuk menanam bunga gadihu atau gardenia berwarna-warni di berbagai sudut Kota Ambon, sebagai bagian dari upaya penghijauan sekaligus mempercantik lingkungan kota.

Menurutnya, bunga dengan beragam warna tersebut menjadi simbol nyata keberagaman masyarakat Ambon, yang hidup berdampingan secara harmonis dalam semangat persaudaraan.

“Keberagaman itu indah. Seperti bunga yang berwarna-warni, masyarakat Ambon juga berbeda-beda, namun tetap bersatu sebagai sesama orang basudara,” ujarnya.

Kegiatan Jalan Sehat FPK Kota Ambon diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari berbagai paguyuban, di antaranya K3M Sulawesi Utara, Flobamora, Bojonegoro, Pasundan Jawa Barat, Kabupaten Sula, Tionghoa, Sedyo Utomo Jawa Tengah, Trenggalek Manunggal Roso, Pardomuan Batak, Bali, AMKAY, Lamongan, KKSS, serta sejumlah paguyuban lainnya.

Pada akhir rangkaian kegiatan, Paguyuban Pasundan Jawa Barat berhasil meraih juara pertama dalam penilaian partisipasi paguyuban terbaik.

Example 400x400