BERITA
Dukcapil DKI Pantau Pulau Sabira, Pastikan Data Kependudukan di Pulau Terluar Jakarta Tetap Akurat
Jakarta | MantikNews.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta memastikan data kependudukan di wilayah pulau terluar Jakarta tetap akurat. Upaya itu dilakukan melalui kegiatan monitoring dan sosialisasi administrasi kependudukan di Pulau Sabira, Kepulauan Seribu, Jumat (8/5/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin jajaran Dinas Dukcapil DKI Jakarta bersama Suku Dinas Dukcapil Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Pulau Sabira merupakan pulau paling utara di Kepulauan Seribu yang berbatasan langsung dengan perairan Lampung.
Kepala Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengatakan kehadiran pihaknya di Pulau Sabira bertujuan memastikan tertib administrasi kependudukan berjalan hingga wilayah terluar Ibu Kota.
āHari ini kami hadir di tengah warga Pulau Sabira dalam rangka monitoring sekaligus sosialisasi pentingnya memahami administrasi kependudukan, khususnya di wilayah Kepulauan Seribu termasuk Pulau Sabira,ā kata Denny dalam keterangan resminya.
Menurut dia, literasi mengenai pentingnya administrasi kependudukan perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Identitas kependudukan dinilai menjadi dasar bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan publik.
Karena itu, Suku Dinas Dukcapil Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta melalui program Dukcapil Guru Tamu.
āKami memastikan tidak ada lagi warga Kepulauan Seribu yang tidak memiliki identitas kependudukan, termasuk dokumen kependudukan dan produk Dukcapil lainnya. Kesejahteraan dan kemajuan suatu wilayah harus dimulai dari terpenuhinya hak sipil warga negara,ā ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Dukcapil juga menyambangi SMPN 02 Satu Atap Pulau Sabira. Melalui program Dukcapil Guru Tamu, para pelajar mendapat pemahaman dasar mengenai pentingnya identitas kependudukan dan manfaat tertib administrasi kependudukan.
Pulau Sabira memiliki luas sekitar 8,82 hektare dan masuk wilayah Kelurahan Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Pulau ini terdiri atas satu rukun warga dan empat rukun tetangga dengan jumlah penduduk 642 jiwa. Mayoritas warga merupakan pendatang keturunan Bugis Bone yang menetap sejak 1975.
Selain dikenal sebagai salah satu pulau dengan perairan jernih, Pulau Sabira juga memiliki ikon bersejarah berupa Mercusuar Noord Wachter setinggi 48,5 meter dengan 210 anak tangga yang dibangun pada masa kolonial Belanda pada 1869.
Kepala Suku Dinas Dukcapil Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Raditya Wirawan, menambahkan monitoring juga dilakukan di Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Pramuka.
āMonitoring ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas Dukcapil di setiap loket layanan agar pelayanan kepada warga Kepulauan Seribu tetap berjalan prima,ā kata Raditya.
Data kependudukan yang akurat menjadi basis penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan berbasis data atau data driven policy.
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013, setiap penduduk wajib melaporkan peristiwa kependudukan seperti pindah datang serta peristiwa penting seperti kelahiran, kematian, dan perkawinan kepada Dinas Dukcapil sesuai domisili. Langkah tersebut bertujuan memberikan pengakuan status hukum sekaligus menjaga akurasi data kependudukan.

