Ambon | MantikNews.com – Setelah tiga tahun tidak meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akhirnya kembali mendapatkan predikat tertinggi tersebut, dalam audit laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyebut capaian tersebut menjadi bukti nyata membaiknya tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Menurut Wali Kota, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, yang senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Akhirnya, Kota Ambon memperoleh opini WTP, seiring dengan upaya berkelanjutan untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah,” kata Wali Kota saat dihubungi dari Ambon, Kamis (4/6/2026).
Penghargaan opini WTP yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) ini, sekaligus mengakhiri penantian Pemkot Ambon selama tiga tahun terakhir.
Sebelumnya, pemerintah daerah harus melalui berbagai proses pembenahan menyeluruh, setelah selama tiga tahun berturut-turut memperoleh opini disclaimer.
Wali Kota menjelaskan, bahwa pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh perangkat daerah, untuk terus menyempurnakan sistem administrasi dan pengelolaan keuangan.
Berbagai langkah perbaikan kemudian diterapkan, hingga akhirnya berhasil meningkatkan kualitas laporan keuangan yang pada tahun sebelumnya memperoleh opini WTP.
“Disclaimer selama tiga tahun berturut-turut, dan raihan Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada tahun lalu menjadi pelajaran berharga, sekaligus catatan penting yang harus segera diperbaiki,” ujarnya.
Ia menilai keberhasilan meraih opini WTP menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengelolaan keuangan daerah, terutama dalam hal kepatuhan terhadap peraturan, akuntabilitas penggunaan anggaran, serta keterbukaan dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah.
Meski demikian, Wali Kota mengingatkan seluruh jajaran Pemkot Ambon, agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih.
Menurutnya, opini WTP harus dijadikan motivasi untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan ke depannya.
“Semoga opini WTP yang diperoleh saat ini menjadi semangat bagi seluruh jajaran Pemkot Ambon, untuk terus mengelola keuangan daerah secara lebih transparan, akuntabel, dan penuh tanggung jawab,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan meraih opini tertinggi dalam hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah ini merupakan wujud komitmen bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang terus berupaya melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
“Dengan diperolehnya opini WTP untuk LKPD Tahun Anggaran 2025, saya berharap, kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah semakin meningkat, sekaligus menjadi landasan yang kuat, untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi seluruh warga,” harap Wali Kota.













