Scroll untuk baca artikel
BERITA

BRI Tegaskan Komitmen Perkuat Penerimaan Negara Lewat Setoran Pajak dan Dividen

Qiran
62
×

BRI Tegaskan Komitmen Perkuat Penerimaan Negara Lewat Setoran Pajak dan Dividen

Sebarkan artikel ini
Kantor pusat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Dalam momentum Hari Pajak Nasional yang diperingati setiap 14 Juli, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmennya, dalam mendukung penerimaan negara, melalui pembayaran pajak dan dividen secara konsisten.

Sebagai salah satu BUMN di bawah supervisi Danantara Indonesia, BRI terus mempertahankan posisinya, sebagai salah satu kontributor terbesar bagi penerimaan negara dari sektor jasa keuangan.

Komitmen tersebut tercermin dari besarnya setoran yang diberikan BRI sepanjang triwulan pertama 2026. Hingga akhir Maret 2026, total kontribusi BRI secara konsolidasian mencapai Rp19,1 triliun, yang terdiri atas pembayaran pajak sebesar Rp8,1 triliun dan dividen tahun berjalan senilai Rp11 triliun.

Kontribusi tersebut menjadi bagian dari peran BRI dalam memperkuat kapasitas fiskal pemerintah, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Melalui kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan, BRI turut mendukung pembiayaan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Rekam jejak kontribusi BRI terhadap negara juga terlihat konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, perseroan menyetorkan Rp50,5 triliun kepada negara, terdiri dari Rp27,3 triliun pajak dan Rp23,2 triliun dividen.

Nilai tersebut meningkat pada 2024 menjadi Rp57,6 triliun, dengan komposisi Rp31,9 triliun pajak dan Rp25,7 triliun dividen.

Sementara pada 2025, BRI kembali memberikan kontribusi sebesar Rp55,8 triliun, yang terdiri atas Rp28,1 triliun pembayaran pajak dan Rp27,7 triliun dividen.

Setoran yang disalurkan BRI mencakup berbagai jenis kewajiban kepada negara, mulai dari Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan Badan, Bea Meterai hingga pajak daerah.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengatakan, pembayaran pajak merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan, sekaligus kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional.

Menurutnya, kepatuhan perpajakan menjadi bagian penting dari upaya menciptakan nilai tambah bagi negara, sebagaimana sejalan dengan arahan Badan Pengelola BUMN dan Danantara Indonesia.

“Kami percaya, bahwa kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan, tetapi juga bagian dari kontribusi langsung bagi kemajuan bangsa,” kata Hery, Selasa (14/7/2026).

Ia menambahkan, besarnya kontribusi yang diberikan BRI menunjukkan peran strategis perseroan, dalam memperkuat struktur fiskal negara sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Konsistensi tersebut didukung oleh kinerja keuangan BRI Group yang tetap bertumbuh positif. Hingga Kuartal I 2026, BRI Group membukukan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun, meski perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian.

Pada periode yang sama, total aset BRI Group meningkat 7,2 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp2.250 triliun. Penyaluran kredit dan pembiayaan juga tumbuh 13,7 persen menjadi Rp1.562 triliun.

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.555,1 triliun atau meningkat 9,4 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Komposisi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) juga semakin dominan dengan nilai Rp1.058,6 triliun atau setara 68,07 persen dari total DPK, lebih tinggi dibandingkan posisi Kuartal I 2025 yang mencapai 65,77 persen.

Hery menegaskan, peringatan Hari Pajak Nasional menjadi momentum bagi BRI, untuk terus memperkuat penciptaan nilai bagi negara, melalui pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan.

“Momentum Hari Pajak ini menjadi pengingat, bahwa penciptaan nilai BRI harus tercermin dalam kontribusi nyata kepada negara. Bersama Danantara Indonesia, BRI akan terus mengakselerasi pertumbuhan yang berkualitas, sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat semakin optimal melalui penerimaan pajak negara,” tandas dia.

Example 400x400