AMBON | MantikNews.com – PT Batutua Kharisma Permai dan PT Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) terus memperkuat kemitraan dengan aparat TNI, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan, di wilayah operasional perusahaan di Pulau Wetar.
Komitmen tersebut diwujudkan, melalui kunjungan silaturahmi ke Koramil Ilwaki yang dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan bagi prajurit, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Pangdam XV/Pattimura ke Pulau Wetar beberapa waktu lalu.
Pertemuan tersebut kembali menegaskan pentingnya membangun koordinasi dan komunikasi yang berkelanjutan, antara perusahaan dengan unsur keamanan.
General Manager Operation BKP-BTR, Jimmy Bob Suroto mengatakan, hubungan yang harmonis dengan TNI menjadi salah satu faktor penting, dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sekaligus mendukung pembangunan di sekitar wilayah tambang.
Menurut Jimmy, perusahaan berkomitmen menjaga sinergi dengan seluruh aparat keamanan, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keberlangsungan operasional maupun masyarakat, yang berada di sekitar area tambang.
“Sinergi dengan aparat keamanan merupakan bagian dari komitmen perusahaan. Selain mendukung terciptanya situasi yang kondusif, kerja sama ini juga menjadi landasan bagi pelaksanaan berbagai program sosial, dan pemberdayaan masyarakat yang kami jalankan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, BKP-BTR juga menghadirkan tim medis perusahaan, untuk memberikan pemeriksaan kesehatan kepada personel Koramil Ilwaki.
Sebanyak 29 prajurit mengikuti layanan kesehatan yang ditangani oleh dr. Wiwid Anwar Zainuddin, bersama Muh. Lukman Hakim, S.Kep., Ners, serta Yulmina Masnary, Amd.Keb.
Danramil 06 Pulau Wetar, Kapten Inf Mohammad Malawat menyambut baik inisiatif perusahaan tersebut.
Ia menilai, perhatian yang diberikan BKP-BTR menjadi bukti bahwa hubungan antara perusahaan dan TNI tidak hanya terjalin dalam menjaga keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap kesehatan prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan.
“Kami mengapresiasi perhatian yang diberikan BKP-BTR. Semoga hubungan kerja sama yang selama ini terbangun dapat terus dipelihara, dan semakin memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” katanya.
Sementara itu, dr. Wiwid Anwar Zainuddin menjelaskan, bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai upaya mengetahui kondisi fisik para prajurit.
“Dari hasil pemeriksaan, sejumlah keluhan yang ditemukan di antaranya insomnia, vertigo, dan asam urat,” kata Wiwid Anwar.
Melalui kegiatan tersebut, BKP-BTR menegaskan komitmennya, untuk terus membangun kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat keamanan, guna menciptakan iklim yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Pulau Wetar.













