AMBON | MantikNews.com – Semangat kebangsaan dan pembentukan karakter generasi muda menjadi perhatian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai, dalam momentum pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (16/8/2026).
Kehadiran jajaran Lapas Wahai dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda kenegaraan, sekaligus bentuk sinergi dengan pemerintah kecamatan dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Seram Utara, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengukuhan Paskibra, tidak hanya menandai kesiapan para pelajar menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan.
Lebih dari itu, momentum tersebut dinilai menjadi ruang untuk menanamkan disiplin, tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, dan rasa cinta terhadap bangsa.
Kepala Lapas Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya mengatakan, keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang positif dengan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi bersama pemerintah di tingkat kecamatan.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa, sehingga nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani pembinaan dan pelatihan sebagai Paskibra diharapkan dapat diterapkan, dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin memastikan, bahwa semangat kemerdekaan ini dirasakan oleh semua pihak, termasuk mendukung generasi muda Kecamatan Seram Utara yang mengemban tugas mulia sebagai Paskibra,” ujar Tersih.

Dalam kesempatan tersebut, Tersih juga memberikan pesan kepada para anggota Paskibra, agar menjadikan kedisiplinan sebagai bagian dari karakter mereka.
Ia mengingatkan generasi muda, untuk menjauhi berbagai tindakan yang dapat merusak masa depan maupun berhadapan dengan persoalan hukum.
“Para pemuda adalah tulang punggung bangsa. Kami berharap, semangat kedisiplinan dan jiwa nasionalisme yang dipupuk melalui Paskibra ini dapat menjadi benteng diri, agar terhindar dari perilaku penyimpangan hukum, seperti penyalahgunaan narkoba maupun tindakan kriminal lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Seram Utara, Ahmad S. Ohorella menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Lapas Wahai, dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI di wilayah tersebut.
Ia menilai dukungan lintas instansi diperlukan, untuk menciptakan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak terhadap pembentukan karakter generasi muda.
“Sinergi yang terjalin erat antara pemerintah kecamatan dan Lapas Wahai sangat membantu kelancaran berbagai agenda penting, termasuk pembinaan mental dan semangat nasionalisme anak-anak muda kita,” kata Ohorella.
Kegiatan pengukuhan Paskibra Kecamatan Seram Utara tersebut, sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antar instansi, dalam membangun kesadaran kebangsaan di tengah masyarakat.
Lapas Wahai berharap, komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah kecamatan, serta unsur terkait dapat terus diperkuat.
Sinergi tersebut diharapkan, mampu mendukung terciptanya generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, berintegritas, serta memahami pentingnya menaati aturan dan menjauhi tindak kriminal.
Dengan demikian, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan upacara, tetapi juga melalui upaya bersama membentuk generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
















