Scroll untuk baca artikel

BERITA

Wattimena Minta ASN Jadikan Semangat Kemerdekaan untuk Bangun Etos Kerja

Qiran
50
×

Wattimena Minta ASN Jadikan Semangat Kemerdekaan untuk Bangun Etos Kerja

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena meminta, seluruh aparatur Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai dorongan, untuk membangun etos kerja yang lebih kuat, disiplin, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Wattimena kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Senin (17/8/2026), usai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkup Pemkot Ambon.

Ia menegaskan, nilai-nilai kemerdekaan harus diwujudkan, melalui kesungguhan aparatur dalam menjalankan tugas, bukan hanya melalui perayaan seremonial.

Menurut Wattimena, seorang ASN memiliki tanggung jawab, untuk memberikan pengabdian terbaik, sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dipercayakan. Karena itu, semangat kerja harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan dan kemauan, untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

“Tambah semangat, bekerja, disiplin, dan pendidikan. Karena itulah, kehadiran kita sebagai ASN untuk apa? Untuk bekerja dengan baik,” ujarnya.

Ia mengatakan, momentum Proklamasi Kemerdekaan setiap tahun seharusnya menjadi ruang evaluasi bagi ASN, untuk melihat kembali kualitas pengabdian, yang telah diberikan kepada masyarakat.

Wattimena berharap, semangat tersebut dapat mendorong jajaran Pemkot Ambon, untuk bekerja lebih maksimal, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Mudah-mudahan semangat Proklamasi ini memupuk kita semua, untuk terus bekerja dengan kemampuan yang ada, semangat bekerja semakin baik,” katanya.

Lebih lanjut, Wattimena menekankan, bahwa peningkatan kinerja aparatur tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga menyangkut kedisiplinan dan kesadaran terhadap tanggung jawab, sebagai pelayan masyarakat.

Ia juga menanggapi mengenai perhatian pemerintah terhadap guru dan tenaga outsourcing, dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan.

Wattimena memastikan, setiap kebijakan terkait hak maupun kesejahteraan pekerja tetap dilaksanakan dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

“Ya, semuanya adalah berdasarkan sesuai aturan. Penghasilan Pegawai (TPP), dan Alokasi Dana Desa (ADD) ini kita berikan sesuai aturan. Jadi kalau outsourcing ya itu sesuai aturan,” jelasnya.

Menurut Wattimena, prinsip tersebut penting, agar seluruh kebijakan pemerintah dapat dilaksanakan secara tertib, transparan dan tidak keluar dari koridor regulasi yang telah ditetapkan.

Termasuk pemberian TPP, dan ADD maupun hak-hak tenaga outsourcing, seluruhnya harus disesuaikan dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Wattimena menambahkan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur, untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.

“Pengabdian tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan kinerja, pelayanan yang responsif, serta kesungguhan dalam menyelesaikan berbagai tugas pemerintahan,” tandas Wattimena.

Untuk itu, Ia berharap, semangat kemerdekaan dapat terus terpelihara dalam aktivitas pemerintahan sehari-hari, sehingga setiap aparatur mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan ikut mendorong kemajuan Kota Ambon.

Example 400x400