Scroll untuk baca artikel
BERITA

Anos Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengawalan Truk Kontainer di Ambon

Qiran
88
×

Anos Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengawalan Truk Kontainer di Ambon

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias meminta, agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawalan dan operasional angkutan kontainer, menyusul meninggalnya seorang pejalan kaki lanjut usia yang tertabrak truk kontainer di kawasan Simpang Al-Fatah, Kota Ambon.

Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem keselamatan lalu lintas, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

Anos juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut, dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi kehilangan.

“Saya turut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga diberikan kekuatan serta penghiburan,” ujar Anos kepada wartawan di Ambon, Kamis (6/8/2026).

Ia menilai, kecelakaan yang merenggut nyawa pejalan kaki itu menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas angkutan kontainer.

Oleh karena itu, evaluasi tidak boleh hanya dilakukan terhadap pengemudi, tetapi juga terhadap sistem pengawalan serta pengaturan operasional kendaraan berat yang melintas di Kota Ambon.

Anos juga meminta Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, untuk mengevaluasi mekanisme pengawalan kendaraan kontainer yang bergerak dari maupun menuju Pelabuhan Yos Sudarso.

Menurutnya, evaluasi harus mencakup pengaturan jam operasional, penetapan rute perjalanan, hingga peningkatan pengawasan terhadap kepatuhan pengemudi dalam mematuhi batas kecepatan dan seluruh ketentuan lalu lintas.

“Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jam operasional, rute perjalanan, hingga pengawasan terhadap kepatuhan pengemudi. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas dalam setiap aktivitas angkutan kontainer,” tegas Anos.

Selain aparat kepolisian, ia juga meminta PT Pelindo selaku pengelola kawasan pelabuhan memperkuat koordinasi dengan perusahaan angkutan kontainer serta instansi terkait, agar aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam proses distribusi logistik.

“Keselamatan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap aktivitas distribusi logistik, mulai dari area pelabuhan hingga kendaraan berada di jalan raya,” katanya.

Anos menegaskan, bahwa kelancaran distribusi barang tidak boleh mengesampingkan keselamatan masyarakat selaku pengguna jalan.

Menurutnya, dibutuhkan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan, untuk membangun sistem angkutan logistik yang lebih aman dan tertib.

“Kelancaran distribusi barang tidak boleh mengorbankan keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama antara kepolisian, PT Pelindo, perusahaan angkutan kontainer, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, agar sistem pengangkutan logistik berlangsung aman, tertib, serta tidak membahayakan pengguna jalan,” tegas Anos.

Example 400x400