Scroll untuk baca artikel
BERITA

Wali Kota: MTQ Jadi Momentum Mencetak Generasi Qurani yang Berkarakter

Qiran
87
×

Wali Kota: MTQ Jadi Momentum Mencetak Generasi Qurani yang Berkarakter

Sebarkan artikel ini
Acara pelepasan Kafilah Kota Ambon, yang akan mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Maluku ke-31 Tahun 2026, di Ruang Rapat Vlisingen, Balai Kota Ambon, Senin (22/6/2026). Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan, bahwa Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Quran, melainkan sarana strategis untuk membentuk generasi muda yang memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota, saat melepas Kafilah Kota Ambon yang akan mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Maluku ke-31 Tahun 2026, di Ruang Rapat Vlisingen, Balai Kota Ambon, Senin (22/6/2026).

Wali Kota mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan perhatian serius terhadap pembinaan kehidupan keagamaan, sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia, yang berkualitas dan berakhlak mulia.

Menurutnya, keberadaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) memiliki peran sangat penting, dalam melahirkan generasi Qurani, yakni generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Quran dengan baik dan benar, tetapi juga memahami maknanya, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami berharap, anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya pandai membaca Al-Quran, tetapi juga mengerti, memahami, dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wali Kota.

Wali Kota menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus LPTQ Kota Ambon, yang telah bekerja keras mempersiapkan para peserta, untuk tampil pada ajang MTQ tingkat provinsi.

Meski memiliki waktu persiapan yang relatif terbatas, LPTQ dinilai mampu menjalankan proses pembinaan dengan baik, sehingga menghasilkan kafilah yang matang dan siap berkompetisi.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para pelatih dan pembina, yang telah mendampingi peserta sejak tahap seleksi hingga pelatihan akhir.

“Dedikasi dan kesabaran para pelatih menjadi faktor penentu penting, dalam meningkatkan kemampuan dan kualitas para peserta,” ujar dia.

Wali Kota menjelaskan, bahwa seluruh anggota kafilah yang diberangkatkan telah melalui tahapan seleksi dan pembinaan secara ketat, terstruktur, dan bertahap.

Oleh karena itu, para peserta diminta untuk tampil percaya diri, serta mengerahkan seluruh kemampuan terbaik yang dimiliki, selama mengikuti perlombaan.

“Tugas kita adalah, memberikan yang terbaik dan mengeluarkan seluruh potensi yang kita miliki demi nama baik Kota Ambon. Menjadi juara itu adalah bonus semata. Yang utama dan paling hakiki adalah, kita berusaha semata-mata untuk memuliakan Allah SWT,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan, bahwa Pemkot Ambon terus berkomitmen mendukung berbagai program, yang berkaitan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan dan menjaga kerukunan antarumat beragama.

Langkah tersebut menjadi bagian dari visi pembangunan kota, yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter dan moral masyarakat.

Menurut Wali Kota, ajang MTQ juga harus dimaknai sebagai wadah pembelajaran yang luas bagi peserta untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan dan pengalaman, serta mempererat tali persaudaraan dengan peserta dari berbagai daerah lain di Maluku.

Karena itu, seluruh anggota kafilah diharapkan, senantiasa menjaga sikap dan perilaku yang baik, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta membawa nama baik Kota Ambon selama pelaksanaan MTQ berlangsung.

Wali Kota pun menyampaikan optimisme, bahwa dengan persiapan matang yang telah dilakukan, Kafilah Kota Ambon mampu memberikan penampilan terbaik, sekaligus mengharumkan nama daerah pada MTQ Tingkat Provinsi Maluku ke-31 Tahun 2026.

Example 400x400