Scroll untuk baca artikel
BERITA

Petugas Kamtib Lapas Wahai Raih Penghargaan Petugas Teladan Triwulan II 2026

Qiran
88
×

Petugas Kamtib Lapas Wahai Raih Penghargaan Petugas Teladan Triwulan II 2026

Sebarkan artikel ini
Lapas Wahai menyerahkan penghargaan Petugas Teladan Triwulan II Tahun 2026, Senin (22/6/2026). Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali memberikan penghargaan kepada petugas berprestasi, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, dan kinerja yang ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Penghargaan Petugas Teladan Triwulan II Tahun 2026 diserahkan kepada Muhammad Irzad Hanafiah, staf Sub Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Senin (22/6/2026), setelah dinilai memiliki kinerja terbaik selama periode April hingga Juni 2026.

Proses penilaian dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, di antaranya kedisiplinan, komitmen terhadap tugas, loyalitas terhadap organisasi, serta kemampuan menghadirkan inovasi dalam mendukung pelayanan dan pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Muhammad Irzad Hanafiah.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.

“Saudara Irzad telah menunjukkan performa kerja yang luar biasa selama triwulan ini. Integritas dan kedisiplinannya patut menjadi contoh bagi seluruh petugas di Lapas Wahai. Saya berharap, penghargaan ini tidak membuat Saudara berpuas diri, melainkan menjadi pemacu untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas kinerja,” ujar Noya.

Ia menegaskan, bahwa predikat petugas teladan harus senantiasa dipertahankan, melalui konsistensi dalam bekerja dan semangat untuk terus berkembang.

“Saya minta predikat Petugas Teladan Triwulan II ini benar-benar dijaga dan dipertahankan. Jangan sampai hari ini mendapat penghargaan, namun besok kinerjanya justru menurun. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi berkelanjutan. Bagi petugas lainnya, momentum ini harus menjadi penyemangat, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian demi kemajuan Lapas Wahai yang kita cintai,” katanya.

Sementara itu, Muhammad Irzad Hanafiah mengaku bersyukur dan terharu, dengan penghargaan yang diterimanya.

Ia menilai penghargaan tersebut bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah yang harus dijaga melalui konsistensi dan tanggung jawab dalam bekerja.

“Penghargaan ini merupakan kehormatan, sekaligus tantangan bagi saya pribadi untuk terus menjaga performa kinerja. Saya berharap, apa yang saya capai hari ini dapat menjadi energi positif bagi rekan-rekan lainnya dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan dan seluruh rekan kerja, yang selama ini senantiasa memberikan dukungan dan kepercayaan kepadanya.

“Saya berterima kasih kepada pimpinan, atasan, serta seluruh rekan kerja di Lapas Wahai atas kepercayaan dan bimbingannya. Penghargaan ini bukan milik saya pribadi, melainkan hasil dari kerja sama tim yang solid di lapangan. Hal ini akan menjadi amanah, sekaligus pengingat bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik, menjaga integritas, serta melayani masyarakat dan warga binaan dengan sepenuh hati,” tambahnya.

Kegiatan penyerahan penghargaan berlangsung tertib dan khidmat. Program penghargaan petugas teladan yang dilaksanakan secara berkala tersebut, menjadi salah satu strategi Lapas Wahai dalam mendorong terciptanya budaya kerja yang kompetitif, sehat, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima.

Melalui pemberian apresiasi terhadap kinerja pegawai, Lapas Wahai berharap, seluruh jajaran semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Example 400x400