Scroll untuk baca artikel
BERITA

Sahertian Ingatkan Pemda di Maluku Soal Ancaman Penyebaran Hantavirus

78
×

Sahertian Ingatkan Pemda di Maluku Soal Ancaman Penyebaran Hantavirus

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Maluku, Ary Sahertian. Foto-Ist/MANTIK

Ambon | MantikNews.com – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Ary Sahertian mengingatkan pemerintah kabupaten/kota di Maluku, agar tidak lengah terhadap ancaman hantavirus.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini, melalui pengawasan kesehatan lingkungan, dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Langkah antisipasi perlu segera dilakukan, agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar mengenai potensi penyebaran virus tersebut, sekaligus mengetahui cara pencegahannya,” kata Sahertian, saat dihubungi wartawan dari Ambon, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh menganggap enteng ancaman ini, meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus besar, yang tercatat di wilayah Maluku.

Edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah paling penting, untuk mencegah timbulnya kepanikan, sekaligus meminimalisir risiko penularan yang mungkin terjadi.

“Pemerintah daerah harus bergerak cepat melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait hantavirus, mulai dari cara penyebarannya, gejala yang muncul, hingga langkah-langkah pencegahan yang harus dilakukan,” ujar Sahertian.

Ia menjelaskan, aspek kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian utama, terutama di kawasan permukiman padat penduduk maupun daerah, yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya tikus, yang dikenal sebagai hewan pembawa virus tersebut.

Sahertian meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memperkuat koordinasi dengan puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya, guna meningkatkan pengawasan dini terhadap potensi pasien, yang menunjukkan gejala serupa infeksi hantavirus.

Selain itu, ia juga mendorong pemerintah daerah menggerakkan aksi bersama menjaga sanitasi lingkungan, yang meliputi pembersihan saluran air, pengelolaan tempat penampungan sampah, hingga penertiban gudang-gudang penyimpanan yang rawan dijadikan sarang tikus.

“Jangan menunggu ada kasus muncul baru kemudian bergerak. Pencegahan harus dilakukan mulai dari sekarang, melalui kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat,” tegas dia.

Sahertian juga meminta masyarakat, untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi, yang belum jelas kebenaran dan sumbernya.

Ia mengimbau warga tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala yang mencurigakan.

Ia berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku bersama pemerintah kabupaten/kota dapat memperkuat kesiapsiagaan sektor kesehatan di daerah, sehingga potensi penyebaran penyakit menular semacam ini dapat diantisipasi dan dikendalikan lebih dini.

Example 400x400

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *