BERITA

Serhalawan Harap 39 Calon Praja IPDN Asal Maluku Lolos Seleksi

Qiran
20
×

Serhalawan Harap 39 Calon Praja IPDN Asal Maluku Lolos Seleksi

Sebarkan artikel ini
Salah satu orang tua calon praja IPDN, yang juga menjabat sebagai Kapolsek Kawasan Bandara Pattimura Laha, AKP Jantje Serhalawan. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Harapan agar seluruh peserta berhasil menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengiringi keberangkatan 39 calon praja asal Maluku menuju Jatinangor, Jawa Barat, untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan.

Salah satu orang tua calon praja IPDN, yang juga menjabat sebagai Kapolsek Kawasan Bandara Pattimura Laha, AKP Jantje Serhalawan mengatakan, keluarga menaruh harapan besar terhadap perjuangan anak-anak mereka. Ia menginginkan seluruh peserta yang telah berjuang sejak tahap awal dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan.

Menurutnya, keberangkatan tersebut menjadi momen penting bagi para peserta, sekaligus keluarga yang selama ini memberikan dukungan. Meski memiliki harapan agar seluruh calon praja dinyatakan lolos, ia menyadari setiap peserta harus mampu membuktikan kemampuan masing-masing dalam proses seleksi.

Jantje mengatakan, orang tua hanya bisa memberikan dukungan dan doa, sementara anak-anak harus berjuang menunjukkan potensi terbaik mereka. Ia berharap, seluruh usaha yang telah dilakukan para peserta sejak awal seleksi dapat membuahkan hasil sesuai cita-cita mereka.

“Harapan kami sebagai orang tua, dari 39 anak yang berangkat ini, mudah-mudahan semuanya bisa lolos dan melanjutkan pendidikan di IPDN,” ungkapnya.

Ia juga menyerahkan hasil perjuangan tersebut kepada Tuhan, sembari berharap, para peserta diberikan kemudahan dalam menjalani setiap tahapan seleksi.

“Kami sebagai orang tua terus berdoa. Anak-anak sudah berusaha dari awal, sehingga kami berharap, mereka bisa mendapatkan hasil terbaik sesuai kemampuan dan perjuangan masing-masing,” ujarnya.

Jantje menilai, kesempatan mengikuti seleksi IPDN merupakan peluang bagi generasi muda Maluku untuk mempersiapkan masa depan, sekaligus membuka jalan menuju pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap, jika kelak dinyatakan lolos dan menyelesaikan pendidikan, para calon praja tersebut dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.

“Yang kami harapkan, anak-anak ini bisa menjadi kebanggaan keluarga dan Maluku. Mereka harus terus berjuang untuk meraih cita-cita dan mempersiapkan diri, agar nantinya bisa berguna bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa keputusan anaknya mengikuti seleksi IPDN bukan karena paksaan keluarga. Pilihan tersebut merupakan keinginan sang anak sendiri, sedangkan orang tua berperan memberikan dukungan, agar cita-citanya dapat diperjuangkan.

“Ini memang kemauan anak sendiri. Sebagai orang tua, kami mendukung apa yang menjadi cita-citanya. Kami berharap, dia bisa berjuang dengan kemampuannya dan meraih masa depan yang diinginkan,” tutur Jantje.

Sebagai anggota Polri, ia mengaku memiliki harapan terhadap masa depan anaknya. Namun, ia tetap memberikan ruang bagi sang anak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri. Calon praja tersebut diketahui merupakan anak pertama dalam keluarganya.

Momentum keberangkatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi kesempatan bagi Jantje, untuk menyampaikan harapan kepada generasi muda Maluku, agar tidak mudah menyerah dalam mengejar pendidikan dan cita-cita.

Ia mendorong pemuda dan pemudi, untuk terus meningkatkan kemampuan, memanfaatkan kesempatan yang tersedia, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman.

“Anak-anak muda harus punya semangat untuk maju dan jangan mudah menyerah. Kesempatan yang ada harus dimanfaatkan dengan baik, supaya mereka bisa meraih cita-cita, dan memberikan sesuatu yang positif bagi daerah maupun bangsa,” katanya.

Jantje berharap, para calon praja asal Maluku dapat menjalani seleksi lanjutan dengan baik dan kelak menjadi generasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Bagi keluarga, perjalanan menuju Jatinangor bukan hanya tentang mengikuti seleksi pendidikan kedinasan, tetapi juga bagian dari perjuangan anak-anak dalam membangun masa depan. Doa dan dukungan orang tua pun terus menyertai langkah 39 calon praja tersebut untuk meraih hasil terbaik.

Example 400x400