BERITA

Razia Gabungan Lapas Wahai dan Polsek, Seluruh Blok Hunian Bersih dari Barang Terlarang

Qiran
26
×

Razia Gabungan Lapas Wahai dan Polsek, Seluruh Blok Hunian Bersih dari Barang Terlarang

Sebarkan artikel ini
Pemeriksaan kamar hunian warga binaan Lapas Kelas III Wahai, Selasa (6/10/2026) malam. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Tidak ditemukan telepon seluler, narkotika, senjata tajam maupun benda terlarang lainnya, saat pemeriksaan kamar hunian warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai, Selasa (6/10/2026) malam.

Pemeriksaan tersebut dilakukan, melalui razia gabungan antara jajaran Lapas Wahai dan Kepolisian Sektor (Polsek) Wahai, sebagai bagian dari langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Petugas gabungan menyasar seluruh kamar hunian warga binaan. Sebelum pemeriksaan kamar dilakukan, petugas terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap warga binaan.

Penyisiran kemudian dilanjutkan ke sejumlah bagian kamar, termasuk tempat penyimpanan pakaian, area tempat tidur, ventilasi serta bagian lain yang dinilai memiliki potensi digunakan, untuk menyembunyikan barang yang dilarang.

Kepala Lapas Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya mengatakan, hasil pemeriksaan tersebut menjadi gambaran bahwa kondisi keamanan di dalam lapas sejauh ini tetap terkendali.

“Alhamdulillah, dari hasil penyisiran malam ini tidak ditemukan adanya barang-barang terlarang atau nihil. Ini menunjukkan situasi di Lapas Wahai tetap aman, kondusif dan tertib,” kata Tersih.

Menurutnya, pemeriksaan bersama aparat kepolisian akan terus dilakukan, sebagai bentuk pengawasan sekaligus deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya gangguan keamanan.

“Kami akan terus meningkatkan sinergi seperti ini secara berkala, demi menjaga integritas institusi dan mengoptimalkan proses pembinaan bagi warga binaan,” ujarnya.

Sementara itu, Aipda R. Minangkabau yang mewakili Polsek Wahai menyatakan, kepolisian siap mendukung upaya lapas dalam menjaga stabilitas keamanan, di lingkungan pemasyarakatan.

Ia menilai, pemeriksaan bersama merupakan salah satu bentuk koordinasi yang penting dalam mencegah masuk maupun beredarnya barang-barang terlarang di dalam lapas.

“Polsek Wahai siap mendukung penuh langkah Lapas Wahai, dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Hasil penggeledahan yang nihil malam ini menunjukkan komitmen, serta tata kelola pengawasan yang sangat baik,” katanya.

Ia menambahkan, kerja sama antara kepolisian dan pihak Lapas akan terus diperkuat, melalui kegiatan pengamanan maupun patroli secara berkala.

Apresiasi terhadap langkah tersebut turut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro.

Ricky menilai, razia gabungan menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun sistem pengawasan, yang mampu mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Upaya preventif melalui razia gabungan ini merupakan bukti nyata komitmen jajaran pemasyarakatan di Maluku, dalam mewujudkan deteksi dini gangguan keamanan, pemberantasan narkoba dan membangun sinergi dengan aparat penegak hukum,” ujarnya.

Meski hasil pemeriksaan dinyatakan nihil, Ricky mengingatkan jajaran pemasyarakatan, agar tidak mengurangi kewaspadaan.

“Saya minta seluruh jajaran untuk tidak cepat puas, tetap waspada dan terus konsisten menjaga lingkungan lapas agar selalu aman, tertib dan bebas dari Halinar,” tegasnya.

Lapas Wahai selanjutnya akan mempertahankan pengawasan secara rutin, serta meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum. Langkah ini dilakukan, untuk memastikan keamanan lapas tetap terjaga dan proses pembinaan warga binaan dapat berjalan tanpa gangguan.

Example 400x400