BERITA

Sangat Diminati, Rekening Emas BRI Tembus 3,05 Juta

Qiran
37
×

Sangat Diminati, Rekening Emas BRI Tembus 3,05 Juta

Sebarkan artikel ini
Rekening Emas BRI. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Minat masyarakat terhadap investasi emas, melalui layanan digital terus menunjukkan peningkatan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat jumlah Rekening Emas yang aktif di aplikasi BRImo mencapai 3,05 juta rekening hingga September 2026.

Angka tersebut meningkat sekitar 1.004 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, ketika jumlah Rekening Emas BRI berada di kisaran 276 ribu rekening.

Pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari pengembangan layanan digital BRI, melalui fitur Open Bundling Emas. Fitur ini memungkinkan nasabah, untuk membuka Rekening Emas secara langsung dari rangkaian transaksi transfer di aplikasi BRImo.

Dengan mekanisme tersebut, nasabah tidak perlu meninggalkan proses transaksi yang sedang dilakukan, untuk mengakses layanan investasi emas.

Pilihan pembukaan Rekening Emas tersedia dalam alur transaksi, sehingga prosesnya menjadi lebih sederhana dan terintegrasi.

Peningkatan jumlah rekening juga sejalan dengan tingginya aktivitas transaksi produk emas BRI sepanjang 2026. Hingga Agustus 2026, volume penjualan produk emas BRI tercatat mencapai Rp5,13 triliun, atau tumbuh 217,42 persen secara tahunan.

Sementara itu, frekuensi transaksi mencapai 9,01 juta transaksi, meningkat 658,97 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari keseluruhan transaksi tersebut, pembelian emas mencatat volume Rp757,42 miliar dengan pertumbuhan 586,39 persen. Frekuensinya bahkan meningkat hingga 3.011,01 persen, dengan total mencapai 6,09 juta transaksi.

Untuk transaksi Top Up Emas, nilai yang dihimpun mencapai Rp2,23 triliun dari sekitar 1,67 juta transaksi. Sedangkan transaksi penjualan kembali emas tercatat sebesar Rp1,82 triliun, dengan frekuensi mencapai 885.292 transaksi.

Pertumbuhan juga terlihat pada layanan Cicil dan Cetak Emas. Pengajuan Cicil Emas mengalami peningkatan sebesar 1.530,67 persen, sedangkan volume Cetak Emas fisik tumbuh 109,09 persen.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan, peningkatan tersebut memperlihatkan, bahwa masyarakat semakin membutuhkan layanan investasi yang mudah diakses melalui kanal digital.

Menurutnya, pengembangan fitur digital tidak semata-mata ditujukan, untuk menambah layanan, tetapi juga memberikan pengalaman transaksi yang lebih sederhana bagi nasabah.

“Transformasi digital bukan hanya tentang menghadirkan fitur baru, tetapi bagaimana teknologi dapat menyederhanakan akses nasabah terhadap berbagai kebutuhan finansial. Melalui Open Bundling Emas, kami menghadirkan akses investasi langsung dalam alur transaksi di super app BRImo, sehingga proses pembukaan Rekening Emas dapat berlangsung secara lebih praktis dan terintegrasi,” ujar Saladin, Rabu (7/10/2026).

Ia menambahkan, pertumbuhan transaksi emas menunjukkan semakin kuatnya penerimaan masyarakat terhadap instrumen investasi, yang dapat dimulai dengan nilai relatif terjangkau.

Melalui BRImo, masyarakat dapat mulai berinvestasi emas dengan nominal Rp10.000. Kemudahan tersebut membuat investasi emas dapat dilakukan secara bertahap, sesuai kemampuan dan perencanaan keuangan masing-masing nasabah.

Saladin menilai, investasi emas perlu ditempatkan sebagai bagian dari aktivitas pengelolaan keuangan sehari-hari. Karena itu, BRI akan terus mengembangkan layanan, yang mampu menjawab perubahan kebutuhan dan gaya hidup nasabah.

“Bagi kami, investasi perlu hadir sedekat mungkin, dengan keseharian nasabah dan menjadi bagian dari cara nasabah mengelola keuangan. Karena itu, BRI terus mengembangkan layanan yang relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan nasabah, agar investasi dapat dimulai dengan lebih mudah dan dilakukan secara terencana,” pungkasnya.

Untuk menggunakan layanan tersebut, masyarakat cukup memiliki rekening tabungan BRI dan mengaktifkan aplikasi BRImo. Selanjutnya, transaksi emas dapat dilakukan melalui menu Investasi yang tersedia di aplikasi.

Selain dapat dimulai dengan modal Rp10.000, emas digital BRI juga memberikan fleksibilitas bagi nasabah. Saldo emas dapat dicetak menjadi emas fisik apabila nasabah menginginkannya, dengan biaya cetak yang dikenakan sesuai ketentuan.

Nasabah juga dapat menjual kembali emas yang dimiliki melalui BRImo, sehingga investasi tersebut relatif mudah dicairkan. Selain itu, saldo emas yang dimiliki dapat dimanfaatkan sebagai jaminan untuk memperoleh fasilitas pembiayaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Layanan emas BRI sendiri dijalankan bersama Pegadaian sebagai mitra resmi, sehingga nasabah dapat mengakses investasi emas secara digital, tanpa harus menyimpan emas fisik di rumah.

Dengan kombinasi nominal investasi yang terjangkau, transaksi melalui aplikasi, serta pilihan untuk membeli, menambah saldo, menjual hingga mencetak emas fisik, layanan tersebut menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat, dalam membangun kebiasaan investasi secara bertahap.

Example 400x400