BERITA

Tembus USD6,9 Miliar, BRI Pertahankan Gelar Merek Paling Bernilai di Indonesia

Qiran
14
×

Tembus USD6,9 Miliar, BRI Pertahankan Gelar Merek Paling Bernilai di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Masyarakat sementara mengambil uangnya ATM BRI. Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat reputasinya di industri perbankan, dengan kembali menduduki posisi teratas, sebagai merek paling bernilai di Indonesia.

Capaian tersebut menjadi yang keempat kalinya secara beruntun, berdasarkan laporan Brand Finance Indonesia 100 2026, dengan nilai merek BRI mencapai USD6,9 miliar.

Laporan yang diterbitkan Brand Finance, konsultan valuasi merek global, tersebut menunjukkan bahwa BRI mampu menjaga daya saing dan kepercayaan publik, di tengah perubahan kondisi ekonomi, serta kompetisi yang semakin ketat di sektor jasa keuangan.

Kekuatan merek BRI ditopang oleh bisnis perbankan, yang menjangkau berbagai segmen masyarakat, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga nasabah di sektor perumahan dan konsumer.

Jangkauan layanan yang luas, serta upaya memperbesar akses masyarakat terhadap layanan keuangan turut menjadi bagian penting, dalam mempertahankan posisi tersebut.

Secara keseluruhan, 100 merek dengan nilai tertinggi di Indonesia dalam laporan itu mencatatkan akumulasi nilai sebesar USD44,8 miliar. Industri perbankan menjadi salah satu kontributor utama, dengan porsi mencapai 45 persen dari total nilai merek yang dihimpun.

Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan, capaian tersebut mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga keberlanjutan usaha, sekaligus memberikan manfaat bagi nasabah dan masyarakat.

Menurutnya, nilai sebuah merek tidak hanya ditentukan oleh besarnya skala bisnis, tetapi juga oleh kepercayaan masyarakat, mutu pelayanan, serta konsistensi perusahaan dalam menghadirkan manfaat bagi para pemangku kepentingan.

Dhanny menegaskan, pengakuan yang diperoleh BRI menjadi dorongan, untuk terus memperkuat fondasi perusahaan, meningkatkan standar pelayanan, dan memperluas peran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Di samping unggul dalam nilai merek secara keseluruhan, BRI juga mencatatkan hasil positif pada aspek keberlanjutan. Dalam laporan yang sama, perseroan meraih Sustainability Perceptions Value (SPV) tertinggi di Indonesia, dengan nilai mencapai USD328 juta,” kata dia.

SPV merupakan indikator yang menggambarkan besarnya nilai merek, yang berkaitan dengan persepsi masyarakat terhadap komitmen keberlanjutan suatu perusahaan.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola semakin menjadi bagian penting, dalam membentuk reputasi perusahaan.

“BRI menempatkan prinsip keberlanjutan, sebagai bagian dari arah pengembangan bisnis jangka panjang. Implementasinya dilakukan melalui pembiayaan berkelanjutan, dukungan terhadap pengembangan UMKM, perluasan inklusi keuangan, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan operasional perusahaan,” ujarnya.

Dhanny menambahkan, keberlanjutan harus diwujudkan melalui kebijakan dan praktik bisnis yang memberikan dampak positif, bukan hanya sebatas memenuhi kewajiban kepatuhan maupun menyusun laporan perusahaan.

Ia menilai, pertumbuhan bisnis yang sehat perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.

Atas dasar itu, BRI akan terus mendorong akses keuangan yang lebih luas, memperkuat pemberdayaan UMKM, serta menjaga tata kelola perusahaan yang baik.

“Dengan capaian nilai merek dan indikator keberlanjutan tersebut, BRI berupaya mempertahankan kepercayaan publik, sekaligus memperkuat posisinya sebagai institusi keuangan, yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia,” tandas dia.

Example 400x400