AMBON | MantikNews.com – Area General Wilayah Maluku-Papua Mie Gacoan, Yafer Imanuel menegaskan komitmen perusahaannya, dalam memberdayakan tenaga kerja lokal dengan merekrut 120 putra-putri asli Kota Ambon untuk mengoperasikan gerai perdana Mie Gacoan.
Langkah ini diambil, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah menciptakan lapangan kerja, sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.
Mie Gacoan resmi membuka gerai pertamanya di Kota Ambon pada Jumat (3/7/2026). Selain memperluas jaringan usaha di kawasan timur Indonesia, kehadiran jaringan kuliner nasional ini juga membuka peluang kerja bagi warga lokal, melalui perekrutan 120 tenaga kerja yang seluruhnya berasal dari Kota Ambon.
Imanuel mengaku, sejak awal perencanaan pengembangan usaha, perusahaan berkomitmen memprioritaskan masyarakat setempat dalam proses perekrutan karyawan.
Oleh karenanya, seluruh posisi yang dibutuhkan untuk operasional gerai diisi oleh putra-putri asli Ambon, tanpa melibatkan tenaga kerja dari luar daerah.
“Seluruh karyawan merupakan warga Ambon. Ini sesuai dengan misi perusahaan, untuk membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat lokal,” ujar Imanuel.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja.
Dengan memberikan kesempatan kepada tenaga kerja lokal, Mie Gacoan berharap, dapat berkontribusi dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat.
Imanuel menyebut, sebelum mulai bertugas di gerai Ambon, seluruh karyawan telah mengikuti pelatihan intensif di Makassar selama tiga hingga enam bulan.
Program tersebut dirancang khusus, untuk membekali para karyawan dengan kemampuan pelayanan, tata kelola operasional, serta standar kerja yang berlaku secara seragam di seluruh gerai Mie Gacoan di Indonesia.
Pembekalan tersebut dinilai penting, agar kualitas produk dan standar pelayanan yang diterima pelanggan di Ambon tetap konsisten dengan standar yang diterapkan di gerai Mie Gacoan di kota-kota lainnya di seluruh Indonesia.
Terkait kebutuhan sumber daya manusia, Imanuel menyampaikan proses rekrutmen untuk gerai Ambon telah sepenuhnya selesai.
Untuk sementara waktu, perusahaan belum membuka penerimaan tenaga kerja baru, karena seluruh kebutuhan operasional telah terpenuhi.
Ia berharap, kehadiran Mie Gacoan tidak hanya menjadi alternatif destinasi kuliner yang baru bagi masyarakat Ambon, tetapi juga mampu memberikan dampak positif jangka panjang terhadap perkembangan ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
Gerai Mie Gacoan Ambon mulai melayani pelanggan secara penuh pada Sabtu (4/7/2026) dengan jam operasional pukul 08.00 hingga 23.00 WIT.
Meski belum mengumumkan rincian daftar harga menu secara resmi saat peresmian, Imanuel memastikan, seluruh produk akan dipasarkan dengan harga yang terjangkau sehingga dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan mahasiswa.













