BERITA

Lapas Wahai Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Keluarga Warga Binaan

Qiran
33
×

Lapas Wahai Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Keluarga Warga Binaan

Sebarkan artikel ini
Pengunjung Lapas Kelas III Wahai memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, Rabu (21/10/2026). Foto-Ist/MANTIK

AMBON | MantikNews.com – Keluarga warga binaan yang mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kini dapat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang disediakan pada Rabu (21/10/2026) ini menjadi bagian dari upaya Lapas Wahai, untuk memperluas manfaat pelayanan kepada masyarakat.

Fasilitas tersebut memungkinkan pengunjung memeriksa kondisi Kesehatan, tanpa harus mengeluarkan biaya. Pemeriksaan yang tersedia meliputi pengukuran tekanan darah dan konsultasi medis umum, sehingga masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya, serta memperoleh arahan terkait langkah pencegahan maupun penanganan yang diperlukan.

Petugas medis Lapas Wahai, Fajar Pradana Wisady mengatakan, layanan ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi pengunjung, dalam mengakses pemeriksaan kesehatan dasar. Menurutnya, pemeriksaan awal penting untuk membantu mengenali kemungkinan gangguan Kesehatan, sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

“Kami menyediakan pemeriksaan dasar mulai dari tekanan darah hingga konsultasi medis umum. Harapan kami, masalah kesehatan pengunjung bisa terdeteksi lebih awal, sehingga mereka dapat melakukan tindakan pencegahan atau pengobatan sedini mungkin,” ujar Fajar.

Pelaksanaan CKG disesuaikan dengan kegiatan kunjungan keluarga di Lapas Wahai. Dengan pengaturan tersebut, pengunjung dapat memanfaatkan waktu sebelum maupun sesudah bertemu anggota keluarga yang sedang menjalani masa pidana, untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, La Joi menjelaskan, bahwa pengintegrasian layanan kesehatan dengan jadwal kunjungan merupakan Langkah, untuk mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan tanpa harus mengatur kunjungan secara terpisah.

“Kegiatan ini sengaja kami padukan dengan alur kunjungan keluarga. Jadi, sembari menunggu antrean atau setelah bertemu dengan anggota keluarga yang berada di dalam, mereka bisa langsung memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan ini secara efisien,” kata La Joi.

Kehadiran layanan tersebut mendapat respons positif dari keluarga warga binaan. Salah seorang pengunjung berinisial GM mengaku terbantu, karena dapat memanfaatkan kesempatan berkunjung, sekaligus memeriksa kondisi kesehatannya secara gratis.

Menurut GM, fasilitas tersebut memberikan kemudahan, terutama untuk mengetahui tekanan darah, dan berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.

“Saya sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan gratis ini. Selain bisa menjenguk keluarga, saya juga bisa mengontrol tekanan darah dan konsultasi Kesehatan, tanpa harus antre di puskesmas atau mengeluarkan biaya,” tutur GM.

Kepala Lapas Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya menegaskan, bahwa pelayanan pemasyarakatan perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat yang turut mendukung proses pembinaan warga binaan. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan tidak hanya diberikan kepada warga binaan, tetapi juga kepada keluarga yang datang berkunjung.

Ia menyebut, layanan CKG merupakan salah satu bentuk pengembangan pelayanan yang mengedepankan kepedulian sosial, dan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui fasilitas tersebut, Lapas Wahai ingin menciptakan pengalaman kunjungan yang lebih nyaman, sekaligus mempererat hubungan dengan keluarga warga binaan.

“Lapas Wahai berkomitmen, untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang humanis dan berdampak nyata. Melalui kegiatan CKG kami ingin membangun hubungan yang harmonis dengan Masyarakat, serta memastikan keluarga warga binaan pulang dalam keadaan sehat dan tenang,” tegas Tersih.

Penyediaan pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan di Lapas Wahai. Selain membantu masyarakat mengakses pemeriksaan kesehatan dasar, kegiatan tersebut juga memperkuat pendekatan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi turut memperhatikan keluarga dan lingkungan sosial mereka.

Example 400x400